Selain dehidrasi, paparan sinar matahari juga menjadi risiko yang perlu diperhatikan selama musim kemarau.
Gunakan tabir surya atau sunscreen pada bagian tubuh yang terpapar langsung sinar matahari, seperti wajah, tangan, kaki, leher, dan bagian tubuh lainnya.
Penggunaan sunscreen membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.
Perlindungan ini semakin penting bagi mereka yang melakukan olahraga dalam waktu cukup lama di luar ruangan.
Sebaiknya gunakan produk sesuai petunjuk pemakaian dan aplikasikan kembali jika diperlukan, terutama setelah berkeringat banyak atau melakukan aktivitas dalam waktu lama.
6. Kenali Tanda Tubuh Mengalami Heat Exhaustion
Hal yang tidak kalah penting adalah mengenali tanda-tanda tubuh mulai mengalami gangguan akibat panas.
Heat exhaustion dapat menjadi peringatan bahwa tubuh sudah terlalu panas dan membutuhkan waktu untuk beristirahat serta melakukan pendinginan. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain:
- Tubuh terasa sangat lemas.
- Pusing atau sakit kepala.
- Mual hingga muntah.
- Berkeringat secara berlebihan.
- Kulit terasa dingin dan berkeringat.
- Denyut nadi menjadi cepat tetapi lemah.
- Tubuh terasa merinding.
- Urine berwarna lebih gelap.
- Merasa seperti akan pingsan.
Jika gejala tersebut muncul, segera hentikan olahraga dan pindah ke tempat yang lebih sejuk atau teduh.
Longgarkan pakaian dan lakukan pendinginan sambil memenuhi kebutuhan cairan.
Jangan memaksakan diri untuk meneruskan latihan hanya demi menyelesaikan target olahraga.
