"Kita sudah kirim, tiga hari lalu silakan dicek langsung di Intelkam Polda," katanya.
17 Bus Disebut Dibatalkan
Selain persoalan lokasi aksi, Namoradiarta mengungkapkan adanya kendala transportasi sebelum massa tiba di lokasi.
Sebanyak 17 bus yang sebelumnya disiapkan untuk mengangkut peserta aksi disebut dibatalkan pada Selasa pagi. Menurut Namoradiarta, kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya upaya untuk menghambat gerakan mahasiswa.
Baca Juga: Polda Metro Imbau Mahasiswa Tidak Demo di Bundaran HI, Sebut Ganggu Pusat Ekonomi Jakarta
"Kita merasa bahwa ini adalah skema langsung dari negara untuk mencoba memisahkan gerakan mahasiswa dan gerakan sipil. Padahal pada akhirnya kita semua satu, melawan pemerintah yang bobrok," ujarnya.
Massa BEM UI yang sempat tertahan di sekitar Gedung UOB, Jalan Jenderal Sudirman, tetap berupaya menuju Bundaran HI. Namun, upaya tersebut tidak berhasil.
Mahasiswa kemudian menggelar aksi di Jalan Jenderal Sudirman, sekitar 600 meter dari Bundaran HI.
Aksi yang diikuti ratusan mahasiswa UI dan sejumlah mahasiswa dari kampus lain itu berlangsung kondusif. Setelah menyampaikan sejumlah tuntutan, massa mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB dan berjalan kaki menuju kendaraan mereka di sekitar Patung Jenderal Sudirman.
Baca Juga: Polisi Tangkap 21 Orang Jelang Demo BEM UI di Jakarta Hari Ini, Apa Alasannya?
Polisi Jelaskan Alasan Pembatasan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pembatasan aksi di Bundaran HI dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kawasan tersebut.
Menurut Budi, Bundaran HI merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas masyarakat yang sangat tinggi. Selain Bundaran HI, polisi menyebut Patung Kuda, Semanggi, dan kawasan Sudirman sebagai titik strategis atau center of gravity di Jakarta.
Keempat kawasan tersebut menjadi pusat berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, perhotelan, pusat perbelanjaan hingga pergerakan transportasi.
