Bersama International Republican Institute, BRAINS Demokrat Ajak Bangun Aliansi Demokrasi Asia Tenggara

Rabu 05 Agu 2026, 21:49 WIB
BRAINS Partai Demokrat dan IRI memperkuat kemitraan strategis guna memperkokoh kualitas demokrasi Asia Tenggara di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)
BRAINS Partai Demokrat dan IRI memperkuat kemitraan strategis guna memperkokoh kualitas demokrasi Asia Tenggara di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2026. (Sumber: Dok. Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat dan International Republican Institute (IRI) sepakat memperkuat kemitraan strategis guna memperkokoh kualitas demokrasi di kawasan Asia Tenggara.

Pertemuan yang melibatkan delegasi dari Indonesia, Malaysia, Taiwan, Bangladesh, dan Filipina tersebut menjadi forum untuk memperluas kerja sama riset kebijakan, pengembangan kepemimpinan politik, hingga penguatan institusi demokrasi.

"Krisis demokrasi telah menjadi fenomena global. Karena itu, solusi demokrasi juga harus dibangun melalui jejaring dan kolaborasi lintas negara," kata Kepala BRAINS Ahmad Khoirul Umam di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurutnya, Indonesia memiliki pengalaman demokrasi yang dapat menjadi referensi penting bagi negara-negara di kawasan.

Baca Juga: Gelar Lomba Karapan Sapi jelang HUT ke-25 Demokrat, AHY: Kekayaan Budaya Nusantara Harus Dijaga

"Kita ingin membangun strategic partnership antarsesama negara demokrasi di Asia Tenggara agar kawasan ini semakin stabil, maju, dan sejahtera. Let us make Southeast Asia great again," ujarnya.

Sementara itu, Direktur IRI Taiwan, Ashley Stuart Bandura menyampaikan apresiasinya terhadap keterbukaan Demokrat membagikan pengalaman membangun demokrasi.

"Kami sangat mengapresiasi kesediaan Partai Demokrat untuk berbagi pengalaman demokrasinya. Saling belajar satu sama lain adalah hal yang esensial untuk memperkuat lembaga-lembaga demokrasi di seluruh kawasan," ucapnya.


Berita Terkait


News Update