Cemburu Buta dengan Istri, Ayah di Cakung Aniaya Balita hingga Tewas

Minggu 04 Okt 2026, 14:32 WIB
Ilustrasi penganiayaan. (Sumber: freepik)
Ilustrasi penganiayaan. (Sumber: freepik)

CAKUNG, POSKOTA.CO.ID - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur mengungkap kasus penganiayaan berat yang menyebabkan seorang balita meninggal dunia di wilayah Cakung, Jakarta Timur. Korban tewas usai dianiaya secara brutal oleh ayah kandungnya sendiri di rumah kontrakan mereka.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengonfirmasi bahwa tindakan kekerasan tersebut dialami korban pada hari kejadian. Pelaku melampiaskan amarahnya secara fisik saat kondisi rumah dalam keadaan sepi.

"Kepala bagian belakang anak korban dibenturkan ke dinding sebanyak tiga kali. Selain itu, pelaku juga memukul bagian punggung korban menggunakan tangan kanan dengan posisi mengepal," ujar Made saat dikonfirmasi Poskota, Minggu, 4 Oktober 2026.

Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menemukan bahwa motif penganiayaan dipicu oleh rasa cemburu pelaku terhadap istrinya yang mendadak meluap. Pelaku mengaku emosi setelah mengetahui sang istri berkomunikasi via pesan singkat dengan orang lain.

Baca Juga: Penemuan Mayat di Kali Cipinang Depok, Polisi Tunggu Hasil Visum

Nahas, rasa cemburu dan kekesalan tersebut justru dilampiaskan pelaku kepada balitanya yang tidak berdaya.

"Motif sementara karena pelaku cemburu melihat istrinya chatting dengan orang lain. Kekesalan itu kemudian dilampiaskan kepada anak korban," kata Made.

Saat peristiwa tragis itu terjadi, ibu kandung korban diketahui sedang bekerja di luar rumah. Situasi ini dimanfaatkan pelaku yang hanya tinggal berdua bersama korban di dalam kontrakan.

Meski pelaku telah memberikan pengakuan awal, pihak kepolisian menegaskan tidak akan mentah-mentah menerima keterangan tersebut. Penyidik Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan pendalaman intensif untuk menyelaraskan pengakuan pelaku dengan fakta-fakta hasil olah TKP serta otopsi medis.


Berita Terkait


News Update