TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Pencarian terhadap RA, bocah Sekolah Dasar (SD) berusia 9 tahun yang tenggelam di danau bekas galian Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, akhirnya membuahkan hasil.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sore setelah sempat dinyatakan hilang sejak Jumat lalu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan mengambang tidak jauh dari titik awal dilaporkan terpeleset.
"Korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 14.15 WIB dengan posisi telungkup dan mengambang, berjarak radius sekitar dua meter dari lokasi kejadian," ujar Taufik saat dikonfirmasi Poskota, Minggu, 4 Oktober 2026.
Baca Juga: Basarnas Temukan Pemuda yang Tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat dalam Kondisi Tak Bernyawa
Kronologi Kejadian
Peristiwa naas tersebut bermula pada Jumat, 2 Oktober 2026. Sebelum dilaporkan hilang, korban diketahui sedang bermain bersama rekan-rekannya di sekitar area pinggiran danau bekas galian tersebut. Naas, korban terpeleset dan langsung tenggelam ke dalam danau.
Mendapat laporan adanya anak terpeleset dan hilang, tim gabungan BPBD Kabupaten Tangerang langsung menerjunkan tim Search and Rescue (SAR) ke lokasi kejadian.
"Kami langsung melakukan pencarian sejak Jumat setelah menerima laporan. Sebanyak 20 personel kami kerahkan dalam operasi pencarian ini," kata Taufik.
Setelah proses pencarian intensif selama dua hari, jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi pada Sabtu sore dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
