Profil Bilal Hasan, Pemenang DWCS Live UFC: Orang Mana, Umur, Agama, hingga Rekor MMA

Rabu 12 Agu 2026, 19:59 WIB
Bilal Hasan merayakan kemenangan TKO atas Mridul Saikia dalam 45 detik di Dana White’s Contender Series Season 10 Week 1. (Sumber: Instagram)
Bilal Hasan merayakan kemenangan TKO atas Mridul Saikia dalam 45 detik di Dana White’s Contender Series Season 10 Week 1. (Sumber: Instagram)

POSKOTA.CO.ID - Nama Bilal Hasan kini semakin ramai diperbincangkan penggemar MMA Indonesia. Bukan tanpa alasan, petarung berdarah Indonesia itu baru saja mencuri perhatian di panggung Dana White’s Contender Series (DWCS) Season 10 Week 1 setelah menghentikan Mridul Saikia hanya dalam 45 detik.

Pertarungan kelas flyweight tersebut berlangsung di Meta APEX, Las Vegas, Amerika Serikat, Selasa malam, 11 Agustus 2026 waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Bilal membuka laga dengan tendangan sebelum melepaskan pukulan kanan yang menjatuhkan Saikia. Ia langsung melanjutkan serangan hingga wasit Herb Dean menghentikan pertandingan pada detik ke-45 ronde pertama.

Hasil resmi mencatat Bilal menang technical knockout (TKO) melalui punches. Penampilan singkat itu ternyata cukup untuk meyakinkan Dana White. Bilal menjadi salah satu dari empat petarung yang mendapatkan kontrak UFC pada episode perdana musim ke-10.

Baca Juga: Saepullah Tersangka Mutilasi di Depok Baru Tahu Positif HIV usai Donor Darah

Bilal Hasan Jadi Sorotan Setelah Menang 45 Detik

Menariknya, Bilal datang ke pertarungan tersebut bukan sebagai petarung yang diremehkan. Ia justru tercatat sebagai favorit taruhan terbesar dalam sejarah DWCS, dengan angka sekitar -5000 menurut laporan MMA Fighting.

Tekanan besar itu tidak terlihat dalam pertarungan. Bilal justru tampil agresif sejak awal dan menyelesaikan laga sebelum pertandingan benar-benar berkembang.

Seusai pertarungan, Bilal menggambarkan tekanan tersebut sebagai sebuah kehormatan.

“The pressure is just truly a privilege.”

Kalimat itu cukup menggambarkan bagaimana Bilal melihat kesempatan tampil di DWCS. Ajang ini memang menjadi salah satu jalur penting bagi petarung prospek untuk mendapatkan kontrak UFC.

Bilal Hasan Orang Mana?

Bilal Alakai Hasan lahir di Oahu, Hawaii, Amerika Serikat, pada 16 Juli 2001. Ia memiliki tinggi sekitar 170 cm dan bertarung di kelas flyweight.

Meski lahir di Amerika, hubungan Bilal dengan Indonesia cukup kuat. Kedua orang tuanya berasal dari Indonesia dan Bilal mengaku sejak kecil sudah dekat dengan bahasa serta makanan Indonesia. Ia bahkan pernah berkunjung ke Indonesia pada 2017.

Dalam wawancara dengan CFFC, Bilal mengatakan:

“Of course, both my parents are Indonesian.”

Karena itu, dukungan dari penggemar Indonesia bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Bilal memang sudah lama berusaha mengenal dan menunjukkan akar Indonesianya.

Rekor MMA Bilal Hasan Kini 9-0

Kemenangan atas Saikia membuat rekor profesional Bilal menjadi 9 kemenangan tanpa kekalahan, dengan satu hasil no contest dalam catatan karier sebelumnya.

Sebelum masuk DWCS, ia sudah membangun nama lewat Cage Fury Fighting Championships (CFFC). Bilal bahkan sempat menjadi juara kelas flyweight dan mempertahankan gelarnya sebelum mendapatkan kesempatan tampil di panggung UFC.

Beberapa catatan penting perjalanan Bilal antara lain:

  • Debut profesional pada 2022 dan menang melalui split decision.
  • Meraih gelar flyweight CFFC pada 2024 lewat kemenangan submission.
  • Mempertahankan gelar CFFC dalam beberapa pertarungan berikutnya.
  • Menang TKO atas Renaldy Manse pada Desember 2025.
  • Mengalahkan Mridul Saikia dalam 45 detik di DWCS Season 10.
  • Mendapat kontrak UFC setelah penampilan tersebut.

Bilal juga memiliki latar belakang taekwondo sejak usia muda. Dalam perjalanan latihannya, ia berlatih di Charlie's Combat Club dan pernah mendapat kesempatan berlatih bersama legenda UFC Demetrious Johnson di AMC Pankration.

Agama Bilal Hasan Apa?

Sejumlah media Indonesia mencantumkan agama Bilal sebagai Islam. Namun, informasi tersebut perlu ditempatkan secara hati-hati karena profil resmi UFC dan CFFC tidak mencantumkan agama sebagai data biodata.

Artinya, keterangan tersebut lebih tepat disebut sebagai informasi yang diberitakan sejumlah media, bukan data resmi UFC.

Baca Juga: Viral Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras, MUI Depok Ikut Mengecam

Jalan Bilal Hasan di UFC Baru Dimulai

Kini status Bilal berubah. Ia bukan lagi sekadar prospek CFFC yang mengejar kesempatan tampil di UFC, melainkan petarung yang sudah mendapatkan kontrak setelah membuktikan diri di DWCS.

Yang perlu dicatat, Bilal bukan “juara DWCS” karena ajang tersebut bukan turnamen. DWCS merupakan panggung seleksi bagi petarung yang ingin mendapatkan kontrak UFC.

Dan Bilal menjalankan tugas itu dengan cara yang sulit dilupakan: menang TKO hanya dalam 45 detik dan langsung mendapatkan tiket menuju roster UFC.

Bagi penggemar MMA Indonesia, perjalanan Bilal tentu layak diikuti. Setelah berhasil melewati panggung seleksi, tantangan berikutnya justru jauh lebih besar karena ia akan berhadapan dengan para petarung terbaik di kelas flyweight UFC.


Berita Terkait


News Update