Viral Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras, MUI Depok Ikut Mengecam

Rabu 12 Agu 2026, 13:29 WIB
Brand miras Newport sampaikan permohonan maaf soal challenge hafalan Alquran berhadiah miras. (Sumber: Threads/Hilmi Firdausi)
Brand miras Newport sampaikan permohonan maaf soal challenge hafalan Alquran berhadiah miras. (Sumber: Threads/Hilmi Firdausi)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Video yang memperlihatkan promosi minuman keras (miras) dengan konsep challenge hafalan Al-Qur'an saat konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, menuai kecaman.

Dalam video yang viral tersebut, pengunjung disebut ditantang menghafalkan Surat Ad-Dhuha untuk mendapatkan sebotol minuman keras merek Newport.

Konten promosi tersebut mendapat sorotan dari Persaudaraan Alumni dan Aliansi Ormas se-Kota Depok (PERSADA 212). Mereka menilai penggunaan ayat Al-Qur'an sebagai bagian dari promosi minuman keras tidak semestinya dilakukan.

Ketua PERSADA 212 dan Aliansi Ormas se-Kota Depok, Daniel Syuchayadi kemudian mendatangi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok di Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa, 11 Agustus 2026.

Baca Juga: Polisi Selidiki Video Viral Baca Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di The Sounds Project

Kedatangan Daniel untuk menyampaikan pengaduan sekaligus meminta MUI mengambil sikap terkait video viral yang memperlihatkan challenge hafalan Al-Qur'an tersebut.

“Sebagai umat Islam khususnya di Kota Depok, sangat menyesalkan aksi promosi minuman keras (miras) berkedok tantangan (challenge) hafalan Al-Quran Surat Ad-Dhuha,” tegas Daniel kepada wartawan, Rabu.

Daniel yang juga berprofesi sebagai pengacara menyayangkan adanya hafalan Al-Qur'an yang digunakan sebagai bagian dari kegiatan promosi maupun pemberian hadiah berupa minuman keras.

Menurut dia, Al-Qur'an merupakan kitab suci yang harus dihormati dan dimuliakan sehingga tidak seharusnya dijadikan sarana untuk kepentingan komersial ataupun hiburan.

Baca Juga: Profil Revnaldo Ega Siahaan, MC Booth Newport yang Klarifikasi Viral Challenge Surah Ad-Duha di The Sounds Project

“Al-Quran adalah kitab suci yang harus dimuliakan, bukan dipermainkan demi kepentingan komersial ataupun hiburan,” tuturnya.


Berita Terkait


News Update