Sungai Cihaur Berubah Merah dan Berbusa, Limbah Industri Diduga jadi Biang Keladi

Selasa 11 Agu 2026, 10:07 WIB
Kondisi aliran Sungai Cihaur di Kampung Pangkalan, RT 03/13, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Pos Kota/Gatot Poedji Utomo)
Kondisi aliran Sungai Cihaur di Kampung Pangkalan, RT 03/13, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (Sumber: Pos Kota/Gatot Poedji Utomo)

BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Sudah hampir sepekan aliran Sungai Cihaur di Kampung Pangkalan, RT 03/13, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), berubah warna sekaligus menimbulkan bau yang menyengat.

Warga menduga, air di sungai itu tercemar limbah industri, bahkan warga mengaku beberapa kali melihat kepulan seperti asap dari aliran limbah.

Kondisi pencemaran tersebut terjadi di saluran pembuangan berukuran besar yang berada di sisi Sungai Cihaur. Cairan berwarna merah tampak mengalir cukup deras dari saluran yang tertanam di bawah tanah sebelum masuk ke badan sungai.

Aliran Sungai Cihaur sendiri merupakan bagian dari daerah aliran Sungai (DAS) Citarum dan bermuara ke Waduk Saguling. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga karena limbah yang masuk ke sungai berpotensi memperluas dampak pencemaran ke kawasan hilir.

Baca Juga: Muncul Bau Tak Sedap di Pandeglang, Diduga Buntut Saluran Limbah Dapur MBG

Warga mengaku kondisi tersebut bukan persoalan baru. Pencemaran disebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan terjadi hampir setiap hari.

Salah seorang warga yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani di sekitar bantaran Sungai Cihaur, Didin 50 tahun mengatakan, pencemaran telah berlangsung sekitar 25 tahun.

“Sudah lama kondisi limbah masuk sini, hampir 25 tahun terakhir. Beberapa kali ditinjau petugas Satgas, lalu lokasi pembuangannya dipindahkan. Setelah itu, sekarang kembali seperti ini, berbusa,” kata Didin.

Didin mengaku tidak mengetahui secara pasti perusahaan atau pihak yang menjadi sumber pembuangan limbah tersebut.

Baca Juga: DLH DKI Ajak Warga Terapkan EcoQurban, Kurangi Sampah dan Limbah Iduladha

Namun, berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, limbah diduga berkaitan dengan aktivitas industri pencelupan kain.


Berita Terkait


News Update