Sekolah di Pondok Pinang Dinyatakan Steril usai Ditemukan 996 Senjata Api, Ruangan Segera Dipakai Kegiatan Belajar

Selasa 11 Agu 2026, 15:06 WIB
Gedung sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Kebayoran Lama yang sebelumnya ditemukan ratusan senjata. (Sumber: Pos Kota/ Ali Mansur)
Gedung sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Kebayoran Lama yang sebelumnya ditemukan ratusan senjata. (Sumber: Pos Kota/ Ali Mansur)

KEBAYORAN LAMA, POSKOTA.CO.ID - Ruangan di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan ratusan senjata dinyatakan steril setelah menjalani pemeriksaan polisi dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

Ruangan tersebut selanjutnya akan dibersihkan dengan pendampingan kepolisian sebelum kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kepala Staf Ahli Pembina Yayasan, Untung Sangaji, mengatakan proses pembersihan ruangan akan dilakukan dalam satu hingga dua hari ke depan. Pembersihan dilakukan setelah polisi menyelesaikan pemeriksaan dan memastikan kondisi ruangan aman.

“Dalam satu dua hari ini, ruangan yang tadi sudah dalam pemeriksaan terakhir akan kami bersihkan,” ujar Untung seusai olah tempat kejadian perkara (TKP), Senin, 10 Agustus 2026 malam.

Baca Juga: 15 Senjata Api di Rumah Dito Mahendra, KPK: 5 Glock Sampai 8 Laras Panjang

Menurut Untung, proses pembersihan tetap akan didampingi petugas kepolisian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan masih adanya benda mencurigakan yang belum diperiksa sekaligus memastikan seluruh area benar-benar aman bagi siswa dan guru.

Setelah proses pembersihan rampung, ruangan tersebut rencananya kembali difungsikan sebagai bagian dari kegiatan belajar mengajar.

“Kami sesegera mungkin menggunakan ruangan itu untuk dipakai kembali oleh anak-anak sekolah dan para guru yang kemudian ini bisa berjalan secara normal,” kata Untung.

Meski ruangan telah dinyatakan steril, kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut belum langsung kembali berlangsung secara tatap muka.

Baca Juga: Ngumpet di Kontrakan, Komplotan Curanmor Bersenjata Api di Bekasi Kini Nginap di Sel Polisi 

Untung mengatakan pembelajaran masih dilakukan secara daring hingga Jumat, 14 Agustus 2026. Para siswa dijadwalkan kembali mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah pada pekan depan.

Polisi Periksa Tiga Ruangan


Berita Terkait


News Update