Kolaborasi antar program studi dalam kegiatan ini menjadi contoh nyata pendekatan multidisiplin dapat menghasilkan solusi yang lebih utuh bagi persoalan di masyarakat. Aspek keamanan pangan, kelayakan usaha, hingga strategi pemasaran berbasis desain dan teknologi ditangani secara terintegrasi, sehingga IRT tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman menyeluruh mengenai pengelolaan usaha yang berkelanjutan.
“Kami berterima kasih kepada Kemndiktisaintek melalui Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dan tim dosen serta mahasiswa yang telah memfasilitasi usaha kami menjadi dorongan nyata menuju kemandirian ekonomi. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat direplikasi di sentra-sentra usaha rumahan lain di Palembang, sehingga semakin banyak IRT yang mampu naik kelas dari usaha rumahan skala kecil menjadi pelaku usaha frozen food yang lebih mapan dan berdaya saing,” ujar pemilik usaha Jajanan Bie, Febri Kristi.
