POSKOTA.CO.ID - Astra Financial melalui Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Financial Services (TAF) bersama Auto2000 menggelar talk show edukasi keuangan bertajuk "Banjir Produk Mobil, Pilih yang Mana?" dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Main Booth ACC-TAF, Hall 7, ICE BSD, Tangerang.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat dalam memilih kendaraan sekaligus menentukan skema pembiayaan yang sehat agar kepemilikan mobil tetap sesuai dengan kemampuan finansial jangka panjang.
Momentum tersebut dinilai relevan seiring membaiknya kondisi industri otomotif nasional. Penjualan mobil domestik pada semester I 2026 tercatat meningkat sekitar 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, industri pembiayaan juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan Siaran Pers Rapat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Juli 2026 yang diterbitkan pada 4 Agustus 2026, piutang pembiayaan tumbuh 1,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp511,26 triliun pada Juni 2026.
Baca Juga: 12.000 Pengunjung Padati Booth BAIC di GIIAS 2026, Ada Kesempatan Dapat Grand Prize BAIC T1
Melihat kondisi tersebut, ACC, TAF, dan Auto2000 menilai edukasi mengenai pembelian kendaraan dan pembiayaan menjadi semakin penting agar masyarakat tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga mampu mengambil keputusan keuangan yang bijak.
Tips Memilih Mobil Sesuai Kebutuhan
Dalam sesi talk show, Auto2000 membagikan sejumlah panduan yang dapat menjadi pertimbangan sebelum membeli kendaraan.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengutamakan kebutuhan dibanding mengikuti tren. Konsumen disarankan menentukan terlebih dahulu tujuan penggunaan kendaraan, apakah untuk mobilitas keluarga, pekerjaan, atau aktivitas sehari-hari lainnya.
Selain membandingkan harga dan fitur, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan kualitas kendaraan, kemudahan perawatan, jaringan bengkel resmi, layanan purnajual, hingga nilai jual kembali (resale value).
Baca Juga: 5 Rekomendasi SUV Sporty di GIIAS 2026, Mana yang Paling Menarik?
Auto2000 juga menekankan pentingnya memilih kendaraan yang memenuhi prinsip QDR (Quality, Durability, Reliability), yakni memiliki kualitas yang baik, daya tahan tinggi, serta performa yang andal untuk penggunaan jangka panjang.
Area Business Head DKI 1 Auto2000, Riki Rusdiono, mengingatkan masyarakat agar tidak membeli mobil hanya karena mengikuti tren.
"Para AutoFamily jangan sampai terjebak FOMO saat menentukan mobil yang akan dipilih. Pertimbangkan Total Ownership Experience mulai dari kualitas produk, jaringan servis, suku cadang, layanan darurat hingga resale value. Moment of truth dalam kepemilikan bukan hanya saat membeli, tetapi sepanjang menggunakan mobil tersebut," ujarnya.
Selain memilih kendaraan, masyarakat juga diingatkan agar memperhatikan skema pembiayaan yang sesuai dengan kondisi keuangan.
Baca Juga: Siapa Ebem Martono? Profil Kreator Konten yang Jadi Sorotan Usai Polemik GIIAS 2026
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Menentukan tujuan kepemilikan kendaraan, baik untuk kebutuhan keluarga, usaha maupun investasi.
- Menghitung kemampuan membayar cicilan. Idealnya, total kewajiban cicilan tidak melebihi 30-35 persen dari penghasilan bulanan.
- Memilih perusahaan pembiayaan yang telah berizin dan diawasi OJK.
- Menyesuaikan besaran uang muka (DP) dan tenor agar tidak membebani arus kas.
- Memahami total biaya kepemilikan kendaraan atau Total Owning Cost (TOC).
Regional Retail Business Head DKI 1 ACC, Henry Sinaga, mengatakan konsumen tidak boleh hanya mempertimbangkan besaran cicilan saat mengajukan kredit.
"Sebelum melakukan pengajuan kredit pembiayaan, konsumen harus memperhatikan beberapa faktor dalam memilih perusahaan pembiayaan yang terpercaya. Selain memastikan perusahaan pembiayaan tersebut berizin dan diawasi OJK, sebaiknya juga memiliki penyimpanan BPKB yang aman serta produk pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen," katanya.
Baca Juga: Emanuel Bryan Siapa? Ini Sosok Ebemartono yang Viral usai Konten SPG GIIAS 2026 Tuai Kritik
Dalam sesi edukasi tersebut, ACC dan TAF juga mengajak masyarakat memahami konsep Total Owning Cost (TOC).
TOC merupakan keseluruhan biaya yang harus dikeluarkan selama masa kepemilikan kendaraan, mulai dari uang muka, biaya administrasi, hingga total angsuran selama tenor pembiayaan.
Nilai angsuran tersebut telah mencakup bunga, asuransi kendaraan, dan asuransi jiwa sehingga memberikan gambaran utuh mengenai total komitmen finansial yang harus dipersiapkan konsumen.
Melalui pemahaman TOC, masyarakat diharapkan tidak hanya terpaku pada besaran cicilan bulanan, tetapi juga menghitung keseluruhan biaya hingga kredit berakhir.
Baca Juga: Changan Debut di GIIAS 2026, Boyong SUV Baru Nevo Q05 dan Tebar Promo Menarik
Promo Pembiayaan Selama GIIAS 2026
Sebagai Platinum Financial Partner GIIAS 2026, ACC dan TAF menghadirkan program TEBUS HEMAT yang menawarkan manfaat hingga Rp6,9 juta dengan suku bunga kompetitif.
Selain itu, pengunjung juga dapat memperoleh berbagai penawaran dari ekosistem Astra Financial, di antaranya:
- Garda Healthtech dari Asuransi Astra seharga Rp299 ribu.
- Cashback produk asuransi jiwa Astra Life hingga Rp5 juta.
- Voucher AstraPay hingga Rp396 ribu yang dapat ditebus dengan Rp1 untuk pembayaran angsuran.
- Program Kunci Dana Bank Saqu dengan imbal hasil hingga 10 persen per tahun.
Menurut perwakilan TAF, kombinasi promo bunga dan berbagai manfaat tambahan tersebut berpotensi membantu konsumen menekan Total Owning Cost selama masa pembiayaan.
Selain ACC dan TAF, Astra Financial juga menghadirkan lima unit bisnis lainnya, yakni FIFGROUP, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.
