Lewat program itu, Troy melanjutkan pendidikan Master of Media and Communication di Birmingham City University, Inggris, pada 2000 hingga 2001.
Pengalaman akademik di luar negeri semakin memperkuat kompetensinya dalam bidang komunikasi publik, hubungan media, hingga pengelolaan pemangku kepentingan yang kemudian menjadi fokus karier profesionalnya.
Tak berhenti di sana, dirinya mengikuti pendidikan pengembangan profesional di Henley Business School pada 2014 sebagai bagian dari peningkatan kapasitas kepemimpinan dan manajemen.
Selama berkarier, Troy Pantouw dikenal sebagai sosok yang aktif mengembangkan praktik kehumasan profesional di Indonesia.
Berbagai penghargaan berhasil diraih sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya di bidang komunikasi.
Pada 2019, ia menerima gelar Fellow Accredited Public Relations Practitioner (FAPR) dari ASEAN Public Relations Network (APRN).
Penghargaan tersebut menjadi salah satu pengakuan tertinggi terhadap kiprahnya sebagai praktisi hubungan masyarakat di kawasan Asia Tenggara.
Sebelumnya, Troy juga memperoleh sejumlah penghargaan bergengsi. Diantaranya seperti PR Award dari Public Relations Society of Indonesia (PRSI) pada 2010.
Kemudian, Sustainability PR Award dari Majalah Bisnis & CSR pada 2012 dan Indonesia PR Award dari Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) pada 2013.
Lebih lanjut, dirinya juga pernah meraih Inspirator CSR Communication Award 2015 bersama Prof. Emil Salim melalui PR ONE Consultation.
Selain penghargaan, Troy juga mengantongi sertifikasi profesional, seperti Indonesia Accredited Public Relations (IAPR) pada 2013 dan sertifikat Asian PR Network pada 2014.
Deretan penghargaan dan sertifikasi tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu praktisi komunikasi publik yang memiliki kompetensi tinggi di Indonesia.
