POSKOTA.CO.ID - Oppo resmi menghadirkan Reno16 Series di Indonesia dengan membawa tiga model sekaligus, yakni Reno16 5G, Reno16 Pro 5G, dan Reno16 F 5G. Kehadiran lini terbaru ini bukan hanya menawarkan penyegaran dari sisi desain dan spesifikasi, tetapi juga memunculkan pertanyaan di kalangan konsumen karena banderol harganya yang melonjak cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Perbedaan harga paling mencolok terlihat pada model reguler. Jika Oppo Reno15 5G dengan konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB sebelumnya dijual Rp7.699.000 saat meluncur pada awal 2026, maka Oppo Reno16 5G dengan kapasitas memori yang sama kini dibanderol Rp11.999.000.
Artinya, terdapat kenaikan sekitar Rp4,3 juta atau hampir 56 persen dibandingkan pendahulunya. Selisih tersebut menjadi salah satu lonjakan harga terbesar yang pernah terjadi dalam pergantian generasi lini Reno.
Baca Juga: Rekomendasi HP Vivo Terbaru untuk Gaming, Performa Gahar Cocok bagi Gamer Kompetitif
Menanggapi hal itu, Product Manager Oppo Indonesia, Deni Setiawan, menjelaskan bahwa kenaikan harga bukan terjadi tanpa alasan. Menurutnya, kondisi rantai pasok global masih memberikan tekanan terhadap biaya produksi, terutama akibat terbatasnya pasokan komponen memori RAM.
Selain kelangkaan komponen, pelemahan dan fluktuasi nilai tukar mata uang juga ikut memengaruhi struktur biaya yang harus ditanggung perusahaan sebelum produk dipasarkan ke Indonesia.
Deni menegaskan bahwa Oppo tidak menentukan harga hanya berdasarkan biaya produksi semata. Perusahaan juga mempertimbangkan peningkatan pengalaman yang diterima pengguna melalui fitur-fitur baru yang disematkan pada Reno16 Series.
"Kami tidak bisa mengatakan harga harus menjadi A atau B. Di Oppo, harga sudah dipikirkan secara matang berdasarkan value yang ditawarkan produknya. Jadi semuanya sepadan dengan nilai yang bisa didapatkan pengguna di Oppo Reno16 Series maupun varian lainnya," ujar Deni.
Peningkatan Fitur AI dan Desain Jadi Nilai Tambah
Sebagai penerus Reno15 Series, Oppo membawa sejumlah peningkatan yang cukup menyeluruh, baik dari sisi perangkat lunak maupun perangkat keras.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah hadirnya fitur kecerdasan buatan (AI) yang dapat digunakan tanpa biaya langganan tambahan. Salah satunya AI Kolase Mix, fitur yang memungkinkan pengguna menggabungkan beberapa foto menjadi satu komposisi secara otomatis langsung dari aplikasi bawaan.
Pendekatan ini membuat pengguna tidak lagi memerlukan aplikasi edit foto pihak ketiga untuk menghasilkan kolase dengan tampilan yang lebih rapi.
