Riki juga meminta anggota DPRD Provinsi Banten dari daerah pemilihan Kabupaten Pandeglang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Gubernur Banten agar pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas.
Pasalnya, kondisi jalan yang rusak telah lama dikeluhkan masyarakat dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
"Selama ini masyarakat sudah jenuh dengan kondisi jalan yang rusak. DPRD Provinsi dari dapil Pandeglang seharusnya memahami kebutuhan warga dan memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, apabila pemerintah ingin mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Pandeglang, maka langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memperbaiki akses menuju destinasi wisata.
"Kami berharap Pak Andra mempertimbangkan kembali proyek ini. Jika memang ingin membangkitkan sektor pariwisata Pandeglang, sebaiknya pemerintah provinsi membangun akses jalan menuju kawasan wisata yang saat ini kondisinya masih memprihatinkan," tuturnya.
Mahasiswa Soroti Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Senada dengan Riki, aktivis mahasiswa Pandeglang, Madsuni, menilai Pemprov Banten seharusnya memprioritaskan program yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, anggaran Rp9,7 miliar akan lebih bermanfaat apabila dialihkan untuk pembangunan jalan yang menjadi akses utama menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pusat kegiatan ekonomi.
"Saya berharap proyek penataan Situ Cikedal lebih baik dialihkan untuk pembangunan jalan. Saat ini kebutuhan masyarakat adalah jalan yang baik dan layak dilalui, karena itu sangat menunjang akses pendidikan, kesehatan, dan aktivitas sehari-hari," katanya.
