Obrolan Warteg: Sekolah Pencetak Calon Pemimpin Bangsa

Jumat 24 Jul 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi Obrolan Warteg, Jumat, 24 Juli 2026. (Sumber: Poskota)
Ilustrasi Obrolan Warteg, Jumat, 24 Juli 2026. (Sumber: Poskota)

“Tidaklah keliru, tapi tidak sepenuhnya  benar,” kata mas Bro.

“Kok bisa begitu?,” tanya Yudi.

“Untuk mengisi jabatan publik, lazimnya ada fit and proper test melalui parlemen. Lain halnya, pejabat yang bisa langsung diangkat oleh Presiden seperti menteri, kepala lembaga dan badan hingga pejabat eselon I,” jelas mas Bro.

“Kalau sudah ada lembaga pendidikan khusus pencetak calon pejabat negara, lantas bagaimana dengan perguruan tinggi yang lain?,” tanya Yudi.

“Ya, berjalan seperti selama ini. Ruang lingkup profesi sangat luas, tak hanya di pemerintahan. Memajukan negara perlu membutuhkan dukungan semua kalangan dari  berbagai keahlian,” kata Heri.

“Siapa yang bisa masuk ke URI?,” tanya Yudi.

“Nanti tentu ada aturan mainnya. Mengingat sebagai pencetak calon pemimpin bangsa, hendaknya merekrut bibit unggul, tak hanya di bidang akademis,juga karakter, etika dan moralitasnya tidak diragukan lagi,” kata mas Bro.

“Juga anak berprestasi dari keluarga prasejahtera hendaknya tidak terpinggirkan sebagai calon pemimpin bangsa, sebagaimana halnya dengan rekrutmen siswa Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya pemerataan peningkatan kualitas pendidikan,” harap Heri.


Berita Terkait


News Update