Obrolan Warteg: Sudah 16 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK

Selasa 21 Jul 2026, 06:36 WIB
Obrolan warteg hari ini, Selasa, 21 Juli 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)
Obrolan warteg hari ini, Selasa, 21 Juli 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Oleh: Joko Lestari

POSKOTA.CO.ID - OTK lagi, OTK lagi. Itu kata yang acap terdengar dari masyarakat terkait maraknya operasi tangkap tangan (OTT) kepala daerah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ini.

Terbaru, OTK terhadap Bupati Lombok Barat, Ahmad Zaini terkait free proyek, Senin, 20 Juli 2026. Total, terdapat 19 orang yang ditangkap dan barang bukti, di antaranya uang tunai rupiah dan beberapa dokumen yang diduga terkait dalam perkara ini.

Selama bulan Juli 2026 ini, sudah tiga kepala daerah terkena OTT KPK. Bupati Langkat, Syah Afandin terkena OTT KPK pada 2 Juli 2026. Sepekan kemudian, 10 Juli 2026, Bupati Sukoharjo, Jawa Tengah, Etik Suryani yang terkena operasi senyap.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Tiadanya Kesadaran Etika dan Moral, Korupsi Kian Menjadi

“OTT beruntun ya di bulan Juli ini.Tak ubahnya bulan OTT KPK,” ujar bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.

“Rekornya sama seperti bulan Maret 2026 lalu. Pada bulan itu sebanyak 3 kepala daerah juga terkena OTT KPK, masing – masing Bupati Pekalongan, Bupati Rejang Lebong dan Bupati Cilacap,” tambah Yudi.

“Kita berharap tak ada lagi kepala daerah yang terkena OTT KPK di bulan Juli 2026 ini. Jangan sampai daftar kepala daerah yang terjerat korupsi semakin panjang,” harap mas Bro.

“Loh bukannya kasus korupsi harus diberantas.Kalau nggak ada lagi OTT sama halnya membiakan korupsi terus terjadi dong,” protes Yudi.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Korupsi Kepala Daerah Marak, Salah Siapa?

“Bukannya enggak boleh OTT.Yang saya harapkan nggak ada lagi kepala daerah tergoda korupsi hingga terkena OTT KPK lagi.Sepanjang tahun 2026 hingga hari ini, sudah 11 kepala daerah yang ditangkap KPK dengan kasus hampir serupa, fee proyek dan jual beli jabatan,” jelas mas Bro.


Berita Terkait


News Update