Kuasa Hukum Sony Sanjaya Desak Kejagung Segera Periksa Nanik S Deyang

Rabu 22 Jul 2026, 14:16 WIB
Kepala BGN Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. (Sumber: Instagram/@badangizinasional.ri)
Kepala BGN Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. (Sumber: Instagram/@badangizinasional.ri)

"Saya tidak bisa berpendapat lebih jauh karena saya bukan lawyer Bu Nanik. Secara kemanusiaan tentu kami berharap beliau cepat sembuh dan pengobatannya berhasil. Soal kenapa berobat ke luar negeri, saya tidak bisa berkomentar," ucap Krisna.

Meski demikian, Krisna menilai Kejaksaan tetap dapat memanggil Nanik. Apabila yang bersangkutan mengaku belum dapat memenuhi panggilan karena alasan kesehatan, menurutnya kondisi tersebut bisa diverifikasi oleh dokter yang dimiliki Kejaksaan.

"Yang penting dipanggil dulu NSD. Kalau nanti melalui kuasa hukumnya menyampaikan tidak bisa hadir karena sakit, silakan diperiksa dulu oleh dokter Kejaksaan apakah masih bisa menjalani pemeriksaan atau tidak. Ini untuk membantu mengungkap perkara menjadi terang," katanya.

Baca Juga: SPPG di Menes Pandeglang Pastikan MBG Bundling 3 Hari sesuai Standar

Krisna juga menyoroti pernyataan Nanik yang mengaku telah berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto dan berpeluang mengisi jabatan Ketua Dewan Pengawas BGN setelah mundur dari kursi kepala badan.

Menurutnya, rencana tersebut sebaiknya ditunda hingga proses pemeriksaan selesai dilakukan.

"Harusnya didahulukan pemeriksaannya dulu, kalau memang hasilnya bersih, tentu kita hormati. Tapi jangan sampai sudah diangkat menjadi pengawas, kemudian kasusnya bergulir dan ternyata ada dugaan keterlibatan," beber Krisna.

Lebih lanjut, Krisna menyatakan pihaknya tidak terlalu mempersoalkan adanya penambahan nama baru dalam penyidikan kasus dugaan korupsi MBG.

Baca Juga: SPPG Slipi Jakbar Pastikan Roti MBG Baru Dibuat

Ia menilai yang lebih penting adalah memanggil lebih dulu nama-nama yang sudah disebutkan dalam proses penyelidikan.

"Buat saya yang terpenting bukan penambahan nama. Nama-nama yang sudah ada dulu saja dipanggil. Dari situ nanti akan berkembang siapa saja yang memang memiliki keterlibatan. Itu yang harus diprioritaskan," tutur Krisna.

Sebelumnya, Nanik S Deyang mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Selasa, 22 Juli 2026.


Berita Terkait


News Update