JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang penghuni kos berinisial M ditemukan tewas di dalam kamar di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Juli 2026. Penemuan jasad tersebut berawal dari kecurigaan bau tidak sedap dari dalam kamar korban.
"Di TKP itu ada bau tidak sedap. Bersama warga dan orang kelurahan, petugas buka paksa pintu itu. Setelah dibuka diketahui korban sudah meninggal dunia," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodi saat dikonfirmasi, Rabu, 15, Juli 2026.
Murodi menduga korban meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan. Berdasarkan keterangan saksi di lingkungan kos, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya kepada penjaga kos.
"Bahwa hari Jumat korban mengeluh sakit kepada yang jaga kos. Kemudian hari Minggunya masih terdengar suara korban batuk-batuk dari dalam kamar. Lalu kemarin diketahui kondisinya seperti itu," ujarnya.
Baca Juga: Kebakaran Maut di Pulogadung Tewaskan 3 Orang, Dugaan Korsleting Masih Didalami
Korban tinggal seorang diri di kamar kos tersebut dan berasal dari luar Jakarta. Ia mengaku tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Sementara dilihat pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Nanti bagaimana hasil pemeriksaan di rumah sakit," ucapnya.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan sementara korban meninggal akibat sakit diperkuat oleh hasil pemeriksaan awal terhadap lingkungan sekitar dan pihak keluarga.
"Sementara seperti itu. Kemudian dari hasil interogasi lingkungan dan dari keluarga, artinya informasi yang meringankan," tuturnya.
Baca Juga: PAM Jaya Berduka atas Tewasnya Tiga Pekerja Proyek Air Bersih, PT Moya Diinvestigasi
Sementara itu, penjaga kos bernama Yuli mengaku berkomunikasi dengan korban terakhir kali pada, Jumat, 10 Juli 2926. Setelah itu, seorang penghuni lain sempat mendengar korban batuk dari dalam kamar pada Minggu, sebelum akhirnya warga mencurigai kondisi korban karena muncul bau tidak sedap dan banyak lalat di depan pintu kamar.
