Tiba-tiba Oleng, Pengendara Aerox Tewas di Bundaran Patung Kuda

Senin 06 Jul 2026, 14:54 WIB
Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, tepat di samping Bundaran Air Mancur Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin, 6 Juli 2026. (Sumber: Polda Metro Jaya)
Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, tepat di samping Bundaran Air Mancur Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin, 6 Juli 2026. (Sumber: Polda Metro Jaya)

MENTENG, POSKOTA.CO.ID - Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, tepat di samping Bundaran Air Mancur Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin, 6 Juli 2026 pagi.

Saat ini, Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang diduga terjadi akibat pengendara kehilangan kendali.

"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal (out of control) yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Jalan Medan Merdeka Barat arah timur, tepatnya di samping Bundaran Air Mancur Patung Kuda, Jakarta Pusat," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani, Senin, 6 Juli 2026.

Korban diketahui bernama Ignatius Joko Prayitno, 50 tahun, seorang karyawan swasta, warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Fakta Baru Kecelakaan Pesawat Ringan di Beijing, Pilot Disebut Sempat Tulis Keinginan Akhiri Hidup

Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi di lokasi, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Budi Kemuliaan menuju Gambir. Sesampainya di lokasi kejadian, motor tiba-tiba oleng sebelum akhirnya korban terjatuh dengan posisi tengkurap.

"Kendaraan yang dikendarai korban melaju dari arah Budi Kemuliaan menuju Gambir, setibanya di lokasi, kendaraan tiba-tiba oleng lalu korban terjatuh Korban MD di lokasi," ucap Ojo.

Namun, kata Ojo, tidak ditemukan kerusakan pada sepeda motor yang dikendarai korban. Hingga saat ini, penyidik masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang memicu pengendara kehilangan kendali.

"Dugaan sementara penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan," ucap Ojo.


Berita Terkait


News Update