JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa akhirnya angkat bicara terkait namanya yang mulai disebut-sebut masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama.
KH Zulfa menyatakan dirinya tidak akan menolak apabila pencalonan tersebut merupakan aspirasi dari jajaran pengurus NU di tingkat wilayah maupun cabang.
“Kalau itu permintaan dari pengurus cabang dan wilayah, saya tidak bisa menolak,” ujar KH Zulfa saat ditemui usai acara peluncuran dan bedah kitab karyanya, Ithafu Ummati Al Muqtafa, di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam (10/7).
Menurut KH Zulfa, proses pemilihan Ketua Umum PBNU harus dipahami sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kehormatan organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan keberlanjutan peran NU di tengah masyarakat.
Baca Juga: Jadwal One Way Puncak Bogor Hari Ini 11 Juli 2026 Mulai Jam Berapa? Simak Rekayasa Lalu Lintas
Ia menilai kepemimpinan di tubuh NU bukan sekadar persoalan posisi struktural, melainkan amanah besar dalam menjaga tradisi keilmuan, membimbing umat, serta menghadirkan nilai-nilai Islam yang moderat dalam kehidupan berbangsa.
“NU harus terus menjadi rumah besar bagi umat, tempat tumbuhnya tradisi ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Abdullah Syamsul Arifin mengungkapkan, dukungan agar KH Zulfa maju dalam kontestasi Ketua Umum PBNU terus bermunculan dari berbagai pengurus wilayah dan cabang.
“Beliau menjadi ikon perubahan dalam NU,” ujar KH Abdullah.
Menurutnya, sosok KH Zulfa memiliki pengalaman organisasi, latar belakang pesantren, serta perhatian besar terhadap pengembangan tradisi intelektual ulama yang menjadi salah satu kekuatan utama Nahdlatul Ulama.
Baca Juga: iQoo Siapkan Penerus Z10 Lite dengan Sejumlah Peningkatan Penting
