POSKOTA.CO.ID - Layanan buy now pay later (BNPL) atau paylater semakin diminati masyarakat karena menawarkan kemudahan berbelanja tanpa harus membayar secara langsung.
Berbagai perusahaan teknologi finansial (fintech), bank digital, hingga marketplace kini menghadirkan layanan tersebut sebagai alternatif pembayaran yang praktis.
Salah satu layanan yang paling banyak digunakan adalah SPayLater dari Shopee. Fitur ini memungkinkan pengguna membeli berbagai produk terlebih dahulu, kemudian membayarnya secara cicilan sesuai tenor yang dipilih.
Besarnya limit yang ditawarkan membuat sebagian pengguna bertanya-tanya apakah saldo atau limit SPayLater dapat dicairkan menjadi uang tunai dan ditransfer ke rekening bank. Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca Juga: BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian untuk Negeri
Apa Itu SPayLater?
SPayLater merupakan layanan pembiayaan digital yang disediakan oleh PT Commerce Finance untuk membantu pengguna melakukan transaksi belanja di aplikasi Shopee tanpa harus membayar secara langsung.
Melalui layanan ini, pengguna dapat memilih berbagai pilihan tenor cicilan, mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan sesuai kebutuhan.
Selain memberikan fleksibilitas pembayaran, SPayLater juga kerap menawarkan berbagai promo menarik, seperti cicilan 0 persen dan bebas biaya penanganan untuk transaksi tertentu.
Besaran limit yang diperoleh setiap pengguna berbeda-beda, mulai dari Rp750 ribu hingga Rp50 juta, tergantung hasil penilaian sistem, riwayat transaksi di Shopee, serta catatan kredit pengguna.
Baca Juga: BNI Dorong Digitalisasi Kawasan Industri untuk Perkuat Investasi
Apakah SPayLater Bisa Dicairkan?
Jawabannya tidak bisa.
SPayLater merupakan fasilitas pembayaran khusus yang hanya dapat digunakan untuk bertransaksi di platform Shopee. Limit yang tersedia tidak dapat ditarik sebagai uang tunai maupun dipindahkan ke rekening bank.
Dengan kata lain, SPayLater memang dirancang sebagai metode pembayaran belanja, bukan sebagai layanan pinjaman tunai.
Bagi pengguna yang membutuhkan dana tunai, tidak tersedia fitur resmi untuk mencairkan limit SPayLater.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 2 Juli 2026 Melonjak Naik ke Rp2.640.000, Saatnya Jual?
Karena itu, pengguna disarankan memanfaatkan layanan ini sesuai fungsi dan ketentuan yang berlaku agar akun tetap aman serta terhindar dari risiko pelanggaran kebijakan.
Cara Menggunakan SPayLater untuk Belanja
Menggunakan SPayLater sebagai metode pembayaran di Shopee cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Shopee.
- Cari produk yang ingin dibeli.
- Masuk ke halaman produk.
- Klik Beli dengan Voucher atau Beli Sekarang.
- Pilih metode pembayaran SPayLater.
- Tentukan tenor cicilan yang diinginkan, mulai dari 1, 3, 6, atau 12 bulan.
- Pastikan alamat pengiriman dan rincian pesanan sudah benar.
- Klik Buat Pesanan.
- Masukkan PIN SPayLater.
- Pesanan berhasil diproses.
Bunga dan Biaya Keterlambatan SPayLater
Mengacu pada ketentuan resmi Shopee, layanan SPayLater menerapkan bunga mulai dari 0 persen hingga 3,95 persen dari nilai transaksi, tergantung jenis promo dan ketentuan yang berlaku.
Apabila pengguna terlambat membayar tagihan setelah melewati tanggal jatuh tempo, akan dikenakan biaya keterlambatan sebesar 5 persen dari total tagihan yang belum dibayarkan.
Sebagai gambaran, berikut simulasi cicilan SPayLater:
- Pokok pembiayaan: Rp1.000.000
- Biaya administrasi: Rp0
- Tenor: 3 bulan
- Total bunga (3,95%): Rp118.500
- Rata-rata bunga per bulan: Rp39.500
- Total pembayaran: Rp1.118.500
- Cicilan per bulan: Rp372.833
Sebelum menggunakan SPayLater, pastikan memahami besaran bunga, tenor, serta kewajiban pembayaran agar cicilan tetap lancar dan tidak dikenakan denda keterlambatan.
Memanfaatkan layanan sesuai ketentuan juga dapat membantu menjaga riwayat kredit tetap baik.
