Febrie Adriansyah Siapa? Ini Rekam Jejak Jampidsus yang Disorot usai Penggeledahan De'Clan Signature Cipete

Kamis 09 Jul 2026, 11:33 WIB
Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah tengah disorot usai kepolisian melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk De'Clan Signature Cipete, Jakarta Selatan. (Sumber: X/@indepenSumatera )
Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah tengah disorot usai kepolisian melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk De'Clan Signature Cipete, Jakarta Selatan. (Sumber: X/@indepenSumatera )

Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu tokoh penting dalam proses penyidikan berbagai perkara korupsi berskala nasional.

Kariernya terus menanjak ketika pada Juli 2021 ia ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta.

Terhitung sejak 10 Januari 2022, Febrie Adriansyah resmi dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Baca Juga: Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris, Argentina vs Swiss

Febrie Adriansyah Pernah Menangani Kasus Apa?

Sejak dipercaya menjabat sebagai Jampidsus pada Januari 2022, Febrie Adriansyah dikenal sebagai salah satu pimpinan Kejaksaan Agung yang aktif mengawal penanganan perkara korupsi berskala besar.

Berikut adalah daftar sejumlah perkara besar yang pernah ditangani di bawah komandonya.

1. Suap Kasus Ronald Tannur

Mantan pejabat Mahkamah Agung, Zarof Ricar, bersama pengacara Ronald Tannur diduga terlibat dalam upaya suap untuk memengaruhi putusan perkara pembunuhan yang menjerat Ronald Tannur.

Dalam perkara tersebut, Zarof Ricar terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.

2. OTT Hakim Pengadilan Negeri Surabaya

Kejaksaan juga menangani perkara operasi tangkap tangan terhadap tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Ketiganya diduga menerima gratifikasi terkait putusan pembebasan Ronald Tannur.

Kasus tersebut menjadi salah satu upaya penegakan hukum terhadap dugaan praktik mafia peradilan.

3. Mega Korupsi PT Timah

Kasus dugaan korupsi tata niaga timah di PT Timah periode 2015–2022 menjadi salah satu perkara terbesar yang pernah ditangani.


Berita Terkait


News Update