DLH Jakarta Siapkan Sarana Pemadaman dan Posko 24 Jam di TPST Bantargebang

Rabu 08 Jul 2026, 19:02 WIB
TPST Bantargebang, Kota Bekasi. (Sumber: Dok. Istimewa)
TPST Bantargebang, Kota Bekasi. (Sumber: Dok. Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta menyiapkan sarana pemadaman dan posko siaga 24 jam untuk memperkuat kesiapsiagaan TPST Bantargebang menghadapi musim kemarau.

Sarana dan prasarana pemadaman dilengkapi pompa air, selang, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), kolam penampungan air, tangki air, mobil pemadam kebakaran, mobil tangki air, serta mobil spray steam.

“Penyemprotan dan penyiraman air pada zona landfill juga dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengendalian risiko selama musim kemarau,” kata Kepala DLH Jakarta, Dudi Gardesi kepada awak media, Rabu, 8 Juli 2026.

Dudi menyampaikan, pihaknya turut berkoordinasi dengan PT NOEI selaku pengelola power house yang memanfaatkan gas metana di TPST Bantargebang untuk memastikan pemeriksaan, perbaikan, dan pemeliharaan jaringan pipa gas metana berjalan baik.

Baca Juga: DLH DKI Ajak Warga Terapkan EcoQurban, Kurangi Sampah dan Limbah Iduladha

“Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari mitigasi teknis terhadap fasilitas pendukung di kawasan TPST Bantargebang,” ujarnya.

Dudi menyebut, kesiapsiagaan juga diperkuat melalui pengoperasian Posko Siaga Bencana yang berjalan selama 24 jam secara bergiliran.

Penugasan petugas piket ditetapkan melalui Surat Tugas Piket Siaga Bencana guna memastikan pemantauan lapangan, kesiapan personel, serta ketersediaan sarana mitigasi dapat berjalan rutin dan berkelanjutan.

"Seluruh alat berat, seperti excavator dan bulldozer, juga dipastikan dalam kondisi prima dan siaga selama 24 jam," ucapnya.

Baca Juga: DLH Kabupaten Bekasi Targetkan 200 Bank Sampah pada 2026

Ia mengungkapkan, alat berat tersebut dibutuhkan untuk mendukung proses lokalisasi area, membuka akses penanganan, dan membantu pengendalian apabila terjadi kebakaran di kawasan landfill.

“UPST memastikan personel, alat berat, dan sarana pendukung berada dalam kondisi siap. Dalam penanganan potensi kebakaran di area landfill, kecepatan deteksi dan kemampuan melokalisasi area menjadi sangat penting agar situasi tidak meluas,” tuturnya.

DLH Jakarta juga memastikan kesiapan aspek sumber air seperti tandon air, kolam penampungan, serta dukungan armada tangki tetap disiapkan.

“Saat ini, TPST Bantargebang memiliki titik hidran yang berada di area PLTSa Merah Putih dan RDF Bantargebang. Ketersediaan air pendukung terus diperkuat melalui koordinasi dan penyiapan sarana tambahan di lapangan,” pungkasnya.


Berita Terkait


News Update