Longsor Sampah di Bantargebang Timbulkan Korban Jiwa, DPRD Jakarta: Keselamatan Prioritas Utama

Senin 09 Mar 2026, 13:27 WIB
TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. (Sumber: Dok. SAR Jakarta)

TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. (Sumber: Dok. SAR Jakarta)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Zona 4 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami longsor, Minggu, 8 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Poskota, insiden longsor itu mengakibatkan 13 orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, empat orang berhasil selamat, empat lainnya dilaporkan tewas.

Sementara itu, lima orang masih dalam proses pencarian tim gabungan yang melakukan upaya evakuasi di lokasi kejadian.

Wakil Ketua DPRD Jakarta, Wibi Andrino menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi di TPST Bantargebang.

Baca Juga: Terekam CCTV, Polisi Ungkap Kronologi Pria Asal Bekasi Bunuh Diri di PIM 2

Ia menegaskan, keselamatan para pekerja maupun warga yang berada di sekitar kawasan tempat pengolahan sampah harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan fasilitas tersebut.

"Tentu kita semua turut berduka atas kejadian ini. Keselamatan pekerja dan warga di sekitar TPST harus menjadi perhatian utama," ujar Wibi kepada Poskota, Senin, 9 Maret 2026.

Menurut Wibi, peristiwa longsornya tumpukan sampah tersebut harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah dan pengelola TPST untuk memperkuat sistem pengawasan serta standar keselamatan di area kerja.

"Kejadian longsor ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan dengan standar keselamatan yang lebih ketat, termasuk penguatan sistem pengawasan, pengaturan zona kerja, serta perbaikan manajemen penumpukan sampah di lokasi," ucapnya.

Baca Juga: Istri Dipepet Begal di Bekasi, Suami Langsung Gas Mobil dan Tabrak Pelaku

Ia juga mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk mempercepat berbagai upaya pengurangan volume sampah dari hulu.


Berita Terkait


News Update