Usai Insiden Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Terbitkan 1.094 Dokumen PBG dan SLF di Triwulan 1 2026 

Kamis 02 Jul 2026, 14:22 WIB
Kepala Sudin Citata Jakarta Selatan, Andy Lazuardy saat memberikan pernyataan kepada awak media di Kantor Sudin Citata Jaksel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Juli 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)
Kepala Sudin Citata Jakarta Selatan, Andy Lazuardy saat memberikan pernyataan kepada awak media di Kantor Sudin Citata Jaksel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Juli 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Ia menjelaskan, penilaian kelayakan pembongkaran tidak dilakukan langsung oleh pihak Sudin Citata, melainkan melibatkan tenaga ahli independen dari kalangan akademisi.

"Rekomendasi tersebut juga kita TPA-kan gitu. Jadi, enggak kita yang menilai, jadi tenaga ahli yang dari profesor, doktor dari eh perguruan-perguruan tinggi yang menilai bahwa secara eh teknis itu memungkinkan dan layak untuk dilakukan, gitu," ujar dia. 

Di bidang penataan ruang, Andy menyebut pihaknya juga tengah menjalankan program penataan kawasan yang tahun ini difokuskan pada koridor Ragunan. 

Baca Juga: Polisi Belum Tetapkan Pemilik Gedung Terra Drone Jadi Tersangka, Ini Alasannya

Penataan tersebut mencakup kawasan mulai dari Jalan TB Simatupang hingga kawasan Kebun Binatang Ragunan.

"Kemudian di Seksi Pemanfaatan dan Pengendalian Ruang juga ada kegiatan eh penataan kawasan. Penataan kawasan, tahun ini kita kebetulan usulan dari warga itu untuk koridor Ragunan ya Jadi, dari mulai Simatupang sampai Kebun Binatang Ragunan," ujarnya. 

Selain itu, Sudin Citata Jakarta Selatan juga tetap menjalankan pelayanan terkait Keterangan Rencana Kota (KRK) dan Informasi Rencana Kota (IRK), serta berbagai kegiatan perencanaan, renovasi, hingga pembangunan gedung milik pemerintah daerah.

Di sisi lain, Andy mengungkapkan kasus Terra Drone menjadi pemicu atau trigger bagi pihaknya untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan-bangunan yang menjadi kewenangan pengawasan Sudin Citata Jakarta Selatan.

Baca Juga: Tragedi Gedung Terra Drone Jadi Alarm Keras, Warga: SOP Kebakaran Jangan Sekadar Formalitas

Menurut dia, terdapat sekitar 650 gedung yang diperiksa kelayakannya. Hingga triwulan kedua tahun ini, proses pemeriksaan telah mencapai sekitar 40 persen.

"Jadi, waktu kasus Terra Drone itu menjadi pemicu ya, trigger untuk kita memeriksa seluruh bangunan yang di bawah delapan lantai yang tugas kita. Kurang lebih ada berapa, 650 gedung yang kita periksa kelayakannya. sampai saat ini triwulan kedua kurang lebih 40 persen. Jadi memang ada tim khusus untuk memeriksa kelayakan dari bangunan-bangunan yang 650 itu," ucap dia. 

Andy menyebut, pemeriksaan tersebut tidak hanya dilakukan oleh Sudin Citata, tetapi juga melibatkan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) serta unsur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 


Berita Terkait


News Update