Usai Insiden Terra Drone, Sudin Citata Jaksel Terbitkan 1.094 Dokumen PBG dan SLF di Triwulan 1 2026 

Kamis 02 Jul 2026, 14:22 WIB
Kepala Sudin Citata Jakarta Selatan, Andy Lazuardy saat memberikan pernyataan kepada awak media di Kantor Sudin Citata Jaksel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Juli 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)
Kepala Sudin Citata Jakarta Selatan, Andy Lazuardy saat memberikan pernyataan kepada awak media di Kantor Sudin Citata Jaksel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Juli 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Selatan mencatat telah menerbitkan sekitar 1.094 dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada triwulan 1 atau Januari hingga Juni 2026. 

Di saat yang sama, pihaknya juga memperketat pengawasan terhadap ratusan gedung di wilayah Jakarta Selatan menyusul insiden yang terjadi di gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada akhir tahun 2025.

Kepala Sudin Citata Jakarta Selatan, Andy Lazuardy, mengatakan rata-rata penerbitan PBG dan SLF mencapai 185 hingga 200 dokumen setiap bulan. 

"Terkait perizinan dan eh BG (bangunan dan gedung) untuk sampai bulan Juni kita, itu ada kurang lebih 1.094 bangunan terkait PBG maupun SLF. Nah, itu rata-rata di bulan Januari sampai bulan Juni antara 185 sampai 200-an per bulannya," ujar Andy di Kantor Sudin Citata Jaksel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Juli 2026.

Baca Juga: Penyidik Masih Dalami Insiden Kebakaran Gedung Terra Drone, Pemilik Inisial N Diperiksa

Andy mengatakan, untuk pengajuan PBG, pihaknya menerima sekitar empat hingga lima permohonan per hari.

"Kemudian, kalau per harinya ya, PBG per hari itu kurang lebih 4 sampai 5," ucap Andy.

Selain pelayanan perizinan rutin berupa PBG dan SLF, Andy menyebut, pihaknya juga menangani rekomendasi teknis pembongkaran bangunan atau rekomtek bongkar. 

Menurut Andy, rekomendasi tersebut diperlukan bagi bangunan yang akan didemolisi sebelum dilakukan pembangunan baru.

Baca Juga: Anggota DPRD DKI Kevin Wu Sebut Penetapan Tersangka Dirut Terra Drone tidak Fair, Ini Alasannya

"Rekomtek bongkar itu istilahnya untuk pelaksanaan bangunan-bangunan yang mau didemolis. Jadi bangunan tua, kayak kemarin tuh ada bangunan  Delapan lantai. Dia mau didemolis, mau bangun baru. Nah, kita adakan itu apa izin rekomendasi untuk bongkar," ungkap Andy. 


Berita Terkait


News Update