Luncurkan Gerakan AMS, Menko AHY Ajak Masyarakat Jaga Sungai

Minggu 21 Jun 2026, 12:01 WIB
Menko AHY saat meluncurkan Gerakan Ayo Muliakan Sungai (AMS) dan menyusuri Sungai Ciliwung di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 19 Juni 2026. (Sumber: Dok. Kemenko Infra)
Menko AHY saat meluncurkan Gerakan Ayo Muliakan Sungai (AMS) dan menyusuri Sungai Ciliwung di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 19 Juni 2026. (Sumber: Dok. Kemenko Infra)

“Sebagian besar persoalan sungai berawal dari perilaku manusia sendiri. Karena itu, yang harus kita bangun bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga kesadaran kolektif untuk menjaga sungai bersama-sama,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Menko AHY bersama peserta melakukan aksi bersih-bersih sungai, penebaran benih ikan endemik Ciliwung sebagai bagian dari pemulihan ekosistem, serta meninjau kawasan yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan green corridor di sepanjang Sungai Ciliwung.

Menurutnya, konsep green corridor tidak hanya bertujuan menjaga kualitas lingkungan, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang sehat dan produktif bagi masyarakat.

“Green corridor ini nantinya dapat dilengkapi jalur pejalan kaki yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berjalan kaki, berolahraga, sekaligus berekreasi. Di banyak negara maju, sungai bukan hanya sumber air, tetapi juga menjadi pusat aktivitas wisata dan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Ia menilai, apabila kebersihan dan kualitas Sungai Ciliwung dapat terus ditingkatkan, kawasan tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga: Menko AHY Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Ajak Kolaborasi Strategis untuk Pembangunan Nasional

Dalam sambutannya, AHY juga menegaskan, jaga sungai berarti membangun hubungan yang lebih bijaksana antara manusia dan alam. Gerakan tersebut harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen bangsa, mulai dari sekolah, kampus, komunitas, dunia usaha, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Jika hutan adalah paru-paru dunia, maka sungai adalah urat nadinya. Jika sungai sehat, kehidupan mengalir. Ketika sungai rusak, masa depan ikut hanyut. Karena itu, mari kita jaga, rawat, dan muliakan sungai kita. Memuliakan sungai berarti memuliakan kehidupan,” tuturnya.

Menutup kegiatan, Menko AHY mengajak seluruh masyarakat menjadikan Gerakan Ayo Muliakan Sungai sebagai momentum untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan dan sumber daya air Indonesia.

“Mari kita muliakan sungai. Dengan memuliakan sungai, kita turut memuliakan negeri dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga: Rahyu Afsari Siapa dan Lulusan Mana? Ini Sosok Emak-Emak yang Nekat Bawa Sound Saat Afgan Manggung

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara; Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan; Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Ferry Noor; Anggota DPR RI, Herman Khaeron; Anggota DPR RI, dan Anton Sukartono Suratto.


Berita Terkait


News Update