Dampingi AHY di IPDN, Sigit Raditya Tegaskan ASN Unggul jadi Kunci Indonesia Emas 2045

Jumat 19 Jun 2026, 20:32 WIB
Potret Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Tengah) saat berada di Institut Pertahanan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kamis, 18 Juni 2026. (Sumber: Istimewa)
Potret Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Tengah) saat berada di Institut Pertahanan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kamis, 18 Juni 2026. (Sumber: Istimewa)

POSKOTA.CO.ID Pembentukan sumber daya manusia (SDM) aparatur yang unggul menjadi faktor krusial dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional yang semakin kompleks. Pesan tersebut mengemuka dalam kuliah umum yang disampaikan oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Kamis, 18 Juni 2026.

Dalam kegiatan bertajuk “Menyiapkan ASN Unggul Menjawab Tantangan Pembangunan Bangsa” tersebut, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Bidang Hukum dan Regulasi, Sigit Raditya, turut mendampingi Menko AHY bersama Bima Arya Sugiarto.

Kuliah umum tersebut dihadiri para praja IPDN yang tengah dipersiapkan menjadi aparatur sipil negara (ASN) dan calon pemimpin masa depan Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Menko AHY menyerahkan penghargaan kepada IPDN yang diterima langsung oleh Rektor IPDN, Halilul Khairi. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para praja dalam mendukung upaya tanggap darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi pascabencana di Pulau Sumatera sepanjang periode 2025–2026.

Baca Juga: Menko AHY Jajaki Investasi Proyek Infrastruktur Bersama Danantara, Peluang Baru Pembangunan Indonesia

Menurut AHY, keterlibatan para praja dalam berbagai kegiatan kemanusiaan menunjukkan kesiapan mereka untuk mengabdi kepada masyarakat, termasuk dalam situasi darurat.

“Pengabdian IPDN ini sangat luar biasa dalam mendukung upaya tanggap bencana, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Ini menjadi bukti nyata bahwa praja IPDN siap diterjunkan kapan pun, di mana pun, bahkan dalam kondisi yang sulit sekalipun,” ujar AHY.

Tantangan Global Harus Dipahami ASN Masa Depan

Dalam paparannya, AHY menyoroti sejumlah tantangan global yang diperkirakan akan semakin memengaruhi pembangunan nasional pada masa mendatang. Tantangan tersebut meliputi krisis iklim, bencana alam, disrupsi teknologi, urbanisasi, keterbatasan sumber daya alam, hingga dinamika geopolitik dan keamanan global.

Menurutnya, pemahaman terhadap berbagai tantangan tersebut penting dimiliki para praja sebagai calon pemimpin dan aparatur negara yang nantinya akan bertugas di berbagai daerah di Indonesia.

AHY juga menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan dunia. Potensi tersebut didukung oleh posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, kekayaan sumber daya alam, serta bonus demografi yang dimiliki.

Namun, ia menegaskan bahwa peluang tersebut hanya dapat diwujudkan melalui pembangunan SDM yang berkualitas, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan.


Berita Terkait


News Update