POSKOTA.CO.ID - Persija Jakarta tampaknya benar-benar siap memasuki lembaran baru menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Setelah menuntaskan musim lalu dengan berbagai evaluasi, manajemen Macan Kemayoran kini bersiap memperkenalkan sosok yang akan memimpin tim pada musim depan.
Pengumuman resmi pelatih baru Persija dijadwalkan berlangsung pada Senin (8/6/2026) pukul 13.00 WIB di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Momen ini menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan oleh pendukung Persija, terutama karena berbagai spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir.
Sejak beberapa hari terakhir, atmosfer antusiasme mulai terasa di kalangan suporter. Banyak yang menilai pengumuman ini bukan sekadar pergantian pelatih, tetapi juga menjadi simbol dimulainya proyek baru Persija untuk kembali bersaing di papan atas kompetisi nasional.
Baca Juga: BAZNAS RI dan Bank Indonesia Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Zakat
Persija Beri Sinyal Kuat Soal "Babak Baru"
Sebelum pengumuman resmi dilakukan, Persija lebih dulu mengunggah pesan bernuansa simbolis melalui akun media sosial resmi klub.
Dalam unggahan tersebut, manajemen menyebut bahwa klub akan memasuki "babak baru" dengan hadirnya sosok yang akan memimpin Macan Kemayoran menuju era berikutnya.
"Babak baru perjalanan Persija akan dimulai. Sosok yang akan memimpin Macan Kemayoran menuju era berikutnya akan segera diperkenalkan," tulis Persija dalam unggahan resminya.
Kalimat tersebut langsung memicu beragam spekulasi dari publik sepak bola Indonesia. Ribuan komentar membanjiri unggahan tersebut, dengan sebagian besar suporter menebak nama Shin Tae-yong sebagai kandidat terkuat.
Bagi sebagian pendukung, kehadiran pelatih dengan reputasi internasional dianggap sebagai langkah yang menunjukkan ambisi besar klub dalam membangun tim yang lebih kompetitif.
Shin Tae-yong Semakin Dekat dengan Persija?
Nama Shin Tae-yong sebenarnya sudah lama dikaitkan dengan Persija Jakarta. Rumor tersebut semakin menguat setelah sejumlah laporan media Korea Selatan menyebut adanya komunikasi intensif antara kedua pihak sejak April 2026.
Dalam laporan yang beredar, Persija dan pelatih asal Korea Selatan itu disebut telah membahas kerja sama jangka menengah. Bahkan, terdapat kabar bahwa kesepakatan kontrak berdurasi dua musim dengan opsi perpanjangan satu tahun sudah berada di tahap lanjut.
