Omzet Anjlok, Pedagang Elektronik Pasar Glodok Terhimpit Persaingan Online

Minggu 07 Jun 2026, 23:06 WIB
Pedagang elektronik di Pasar Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, sedang merapihka dagangan bersiap untuk menutup toko, Minggu, 7 Juni 2026. (Sumber: Poskota | Foto: Pandi Ramedhan)

Pedagang elektronik di Pasar Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, sedang merapihka dagangan bersiap untuk menutup toko, Minggu, 7 Juni 2026. (Sumber: Poskota | Foto: Pandi Ramedhan)

TAMANSARI, POSKOTA.CO.ID – Pedagang elektronik di Pasar Glodok, Jakarta Barat, mengeluhkan penurunan omzet penjualan yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut diperparah oleh sepinya pengunjung serta meningkatnya persaingan dengan platform belanja online.

Salah seorang pedagang elektronik di Pasar Glodok, Lusi, 27 tahun, mengatakan penjualan di tokonya belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan meski pandemi Covid-19 telah lama berlalu.

“Untuk sekarang penjualan masih drop. Kadang naik turun, tapi belum stabil,” ujar Lusi saat ditemui di Pasar Glodok, Minggu, 7 Juni 2026.

Menurutnya, saat pandemi Covid-19 melanda, penjualan secara langsung di toko memang mengalami penurunan tajam. Namun saat itu penjualan melalui platform online masih mampu menopang pendapatan usaha.

Baca Juga: Langkah Raymond/Joaquin di Final BWF Super 1000 Perkuat Optimisme Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia

“Waktu pandemi, penjualan online masih lumayan membantu. Tapi setelah pandemi justru ikut menurun,” katanya.

Omzet Penjualan Elektronik Anjlok Lebih dari 50 Persen

Lusi mengungkapkan, jika dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi, omzet penjualan elektronik saat ini merosot lebih dari 50 persen.

“Turunnya jauh, lebih dari 50 persen dibanding dulu,” ungkapnya.

Ia menilai maraknya penjualan barang elektronik melalui marketplace menjadi salah satu penyebab utama menurunnya jumlah pembeli yang datang langsung ke toko.

Menurut Lusi, banyak konsumen kini lebih memilih berbelanja secara online karena harga yang ditawarkan cenderung lebih murah dibandingkan toko fisik.

“Di marketplace banyak yang jual dengan harga lebih rendah. Pembeli jadi membandingkan harga dan akhirnya memilih belanja online,” tuturnya.

Pedagang Soroti Potongan Marketplace dan Risiko COD


News Update