POSKOTA.CO.ID - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memaparkan arah strategi bisnis yang akan dijalankan sepanjang 2026 di tengah tantangan industri yang terus berubah. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Gathering 2026 yang dikemas melalui aktivitas padel bersama sejumlah jurnalis.
Melalui kegiatan tersebut, MPM Group menegaskan fokus perusahaan untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di seluruh unit usaha.
Group CFO MPMX, Beatrice Kartika, menegaskan bahwa perusahaan terus memperkuat fondasi bisnis di seluruh unit usaha.
“Di tengah dinamika pasar yang terus berkembang, fokus kami adalah memastikan setiap lini bisnis memiliki fondasi yang semakin kuat untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Kami terus memperkuat kapabilitas operasional, menjaga kedekatan dengan pelanggan, serta mendorong setiap entitas untuk tetap adaptif dan relevan terhadap perubahan kebutuhan pasar,” jelas Beatrice.
Ia juga menyoroti pentingnya peran media dalam mendukung komunikasi perusahaan kepada publik.
“Media merupakan mitra strategis yang memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik terhadap perkembangan dunia usaha. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang interaksi yang lebih dekat sekaligus memperkuat kolaborasi yang telah terjalin selama ini,” tambahnya dia.
Baca Juga: Inovasi Bengkel Honda! Tools Khusus Ini Bikin Servis Motor Lebih Cepat dan Presisi
MPM Group Perkuat Fondasi Bisnis di Tengah Perubahan Pasar
Perusahaan menilai kondisi pasar saat ini masih bergerak dinamis sehingga diperlukan strategi yang adaptif untuk menjaga kinerja dan menciptakan nilai jangka panjang.
Pada lini distribusi dan ritel sepeda motor, MPMulia dan MPMMotor akan mengoptimalkan kualitas penjualan kendaraan sekaligus memperkuat layanan purna jual. Langkah tersebut dilakukan untuk mempertahankan daya saing sekaligus meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan.
Selain memperkuat bisnis domestik, MPMulia juga melihat peluang pertumbuhan dari pasar internasional.
Setelah memulai penetrasi pasar Timor Leste sejak Mei 2025, hingga April 2026 MPMulia telah mengoperasikan empat jaringan resmi Honda di Kota Dili.
Saat ini perusahaan masih memprioritaskan penguatan jaringan yang sudah ada sebelum melakukan ekspansi lebih lanjut ke wilayah lain.
Kehadiran jaringan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis Perseroan dalam jangka panjang.
MPMInsurance Andalkan Diversifikasi dan Layanan Digital
Di sektor asuransi, MPMInsurance memilih strategi penguatan bisnis melalui diversifikasi portofolio dan pengembangan sumber pendapatan baru.
Perusahaan juga menyesuaikan produk perlindungan dengan kebutuhan konsumen yang terus berkembang, termasuk menghadirkan perlindungan kendaraan roda dua dengan pilihan yang lebih fleksibel.
Selain pengembangan produk, transformasi digital menjadi fokus utama guna mempermudah akses layanan bagi pelanggan, mulai dari pencarian informasi hingga proses layanan yang lebih cepat.
MPMInsurance juga memperluas kerja sama dengan berbagai mitra untuk mendekatkan produk perlindungan kepada masyarakat melalui ekosistem pembiayaan, gaya hidup, olahraga, hingga sektor perjalanan.
Baca Juga: Promo AHASS Kartini 2026 Digelar, Servis Motor Honda Lebih Hemat hingga 20 Persen
MPMRent Bidik Peluang di Sektor Strategis dan Kendaraan Listrik
Unit usaha penyewaan kendaraan, MPMRent, mengarahkan strategi pertumbuhan ke sektor-sektor bernilai tinggi seperti pertambangan mineral, minyak dan gas, serta jasa profesional.
Untuk meningkatkan efisiensi, perusahaan melakukan optimalisasi operasional melalui pengembangan workshop, analisis penggunaan suku cadang, hingga implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP).
Tidak hanya itu, MPMRent juga mulai memperluas layanan berbasis kendaraan listrik sebagai bagian dari pengembangan solusi green mobility untuk kebutuhan transportasi korporasi.
AUKSI Tambah Jaringan Lelang Mobil Bekas
Bisnis lelang kendaraan bekas melalui AUKSI juga terus berkembang. Tahun ini perusahaan menargetkan perluasan jaringan layanan dari tiga lokasi menjadi 15 titik operasional.
Strategi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan cabang-cabang MPMRent yang telah ada sehingga dapat meningkatkan volume kendaraan lelang sekaligus memperluas jangkauan pelanggan.
Sementara itu, JACCS MPM Finance Indonesia melanjutkan program penguatan bisnis melalui peningkatan produktivitas, pengelolaan portofolio yang lebih disiplin, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Di saat yang sama, aspek keberlanjutan juga terus diintegrasikan ke dalam strategi bisnis sebagai upaya membangun ketahanan perusahaan dalam jangka panjang.
