“Ibarat pohon kian menjulang akan semakin menerima banyak hempasan angin kencang. Itu dari luar, belum terpaan angin dari dalam. Selain harus memperkuat akarnya, juga batang dan cabang - cabangnya ,,” jelas Heri.
“Memperkuat semua lini membangun kolaborasi guna mencari solusi terbaik memajukan negeri, bukan membangun kolusi yang membuka peluang terjadinya korupsi,” urai mas Bro.
“Setuju Bro,Yang di atas seharusnya pula meneladani pemberantasan korupsi, bukan meneladani korupsi, terlebih yang dikorupsi uang rakyat” ujar Heri.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Safari Politik Uji Respons Publik
“Rakyat tertib dan patuh bayar pajak, karena sadar betul uang tersebut akan dikembalikan untuk menyejahterakan rakyat, memajukan bangsa dan negara. Teganya kalau uang rakyat dikorupsi, apalagi jika sampai jadi bancakan,” kata mas Bro.
“Bukan hanya tega, tapi terlalu. Itu yang membuat pemerintah merasa prihatin. Bagaimana tidak, Presiden Prabowo seperti dikatakan Mensesneg Prasetyo Hadi, tidak bosan – bosan dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan kita semua untuk membenahi diri dan melawan praktik- praktik korupsi dalam menjalankan tugas sehari – hari,” kata Heri.
“Tentu tidak terhenti kepada rasa prihatin, pasti ada tindak lanjut untuk mencegah korupsi,” ujar Yudi.
