Menurut Nugroho, keterlibatan 42 lembaga pendidikan dalam Program Beasiswa SDM Sawit menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan tersedianya talenta-talenta unggul yang mampu mendukung kemajuan dan keberlanjutan industri sawit Indonesia dimasa depan.
Kemudian, Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Iim Mucharam menyampaikan, pengembangan SDM merupakan salah sebuah fondasi utama keberlanjutan industri sawit nasional.
"Kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas. Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks, sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang. Program Beasiswa SDM Sawit menjadi langkah strategis pemerintah untuk mencetak generasi profesional yang mampu meningkatkan produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia," ucapnya.
Program Beasiswa SDM Sawit 2026 diperuntukkan bagi peserta yang akan menempuh pendidikan pada jenjang Diploma (vokasi) dan Sarjana (S1) di 42 lembaga pendidikan mitra.
Program ini dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, khususnya yang berasal dari keluarga pekebun, pekerja perkebunan, maupun masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan sektor kelapa sawit.
Baca Juga: 6 Rumah Kontrakan Hancur Akibat Longsor di Tebet Jaksel, BPBD Lakukan Penanganan
Selain memperluas akses pendidikan, program ini diharapkan dapat memperkuat regenerasi SDM perkebunan, meningkatkan kompetensi lulusan, mendukung pembangunan ekonomi di daerah sentra perkebunan serta menjaga daya saing dan keberlanjutan industri sawit Indonesia di tingkat global. Pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 akan dibuka pada 3 Juni 2026.
Calon peserta dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan, jadwal, mekanisme seleksi, serta proses pendaftaran melalui laman ini. Dengan kuota sebanyak 5.000 penerima dan dukungan 42 lembaga pendidikan mitra, BPDP berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak generasi muda Indonesia dan memperkuat regenerasi SDM perkebunan yang unggul dan berdaya saing.
