Latar belakang akademiknya kemudian menjadi fondasi dalam perjalanan kariernya di berbagai sektor strategis.
Meski berasal dari disiplin ilmu ekonomi, Silmy juga memiliki pengalaman pendidikan di bidang militer dan pertahanan.
Program tersebut disebut berlangsung atas prakarsa Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Untuk memperdalam wawasan strategis dan pertahanan, Silmy mengikuti berbagai program pendidikan internasional di sejumlah lembaga bergengsi dunia.
Di antaranya NATO School di Jerman, Harvard University di Amerika Serikat, hingga Naval Postgraduate School yang juga berada di Amerika Serikat.
Karier Silmy Karim juga berkembang pesat sebelum memasuki dunia pemerintahan.
Namanya cukup dikenal saat dipercaya memimpin sejumlah perusahaan pelat merah.
Jabatan yang paling menonjol adalah ketika dirinya ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 6 September 2018.
Saat memimpin Krakatau Steel, Silmy mendapat perhatian karena berbagai langkah restrukturisasi yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan.
Setelah berkarier di sektor industri, Silmy kemudian dipercaya menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada 4 Januari 2023.
Jabatan tersebut diembannya hingga 21 Oktober 2024 sebelum akhirnya dipercaya mengisi posisi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam kabinet pemerintahan.
Baca Juga: Sosok Elfiany Syafruddin Siapa? Viral Disomasi UMB di Tengah Hebohnya Kasus Rifaldy Fajar
