Oleh :Joko Lestari
POSKOTA.CO.ID – Bahagia, gembira, dan ceria begitu terasa. Tak sedikit ibu-ibu yang mengusap air mata menyaksikan putra - putrinya di wisuda.
Seolah mengenang enam tahun lalu, ketika mengantar putra - putrinya yang masih kecil baru pertama kali masuk sekolah. Kini, di hadapannya sudah tumbuh menginjak usia remaja, diwisuda sebagai tanda telah menyelesaikan pendidikannya di SDIT Al Insanul Kamil, Taman Tytyan Indah, Kalibaru, Medan Satria, Kota Bekasi, Selasa, 2 Juni 2026.
“Terima kasih tak terhingga kepada bapak kepala sekolah, bapak ibu guru yang telah mendidik dan mengasuh anak - anak kami hingga tumbuh menjadi anak yang membanggakan seperti sekarang ini.”
“Itu bukan kata saya, tapi ucapan tulus yang disampaikan ibu Lusia Caterina, mewakili orang tua murid yang 29 putra - putrinya diwisuda,” ujar mas Bro mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, bung Heri dan bang Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Tokoh Lintas Generasi Menyamakan Persepsi
“Wah rupanya ikut hadir dalam acara wisuda ya Bro,” kata Heri.
“Dapat undangan dari Kepala Sekolah SDIT Al Insanul Kamil (Inka), adinda Khanafi, S.Pd. Saya diundang sebagai pembina Yayasan Inka,” jelas mas Bro.
“Karen dong, berarti tahu banyak soal SDIT Inka?” tanya Yudi.
“Tidak harus semuanya tahu, sedikit tahu itu cukup, asal bermanfaat, ketimbang banyak tahu, tapi tidak bermanfaat atau tidak dimanfaatkan,” jelas mas Bro.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Mudik dan THR
