DPRD Jakarta Pertanyakan Target RTH DKI 30 Persen, Warga Minta Taman di Setiap RW

Minggu 31 Mei 2026, 11:22 WIB
Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi Gerindra, Jamilah Abdul Gani. (Sumber: Dok. Istimewa)

Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi Gerindra, Jamilah Abdul Gani. (Sumber: Dok. Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Jamilah Abdul Gani, mempertanyakan target Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mewujudkan ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 30 persen.

Menurut Jamilah, kebutuhan akan taman lingkungan menjadi salah satu aspirasi yang paling sering disampaikan warga saat dirinya melakukan kunjungan ke berbagai wilayah, terutama kawasan padat penduduk.

Ia mengatakan, masyarakat membutuhkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk beragam aktivitas sekaligus berfungsi sebagai paru-paru lingkungan di tengah keterbatasan lahan dan padatnya permukiman.

“Karena saya lebih banyak turun ke lingkungan padat penduduk. Mereka ingin punya ruang terbuka hijau, taman kecil atau taman udara yang bisa multifungsi. Selain untuk aktivitas warga, juga menjadi ruang yang menghadirkan udara bersih di tengah padatnya permukiman,” kata Jamilah, Sabtu, 30 Mei 2026.

Baca Juga: Kebakaran Apartemen di Jakbar, DPRD Jakarta Segera Evaluasi Pengelola

Jamilah mengungkapkan, banyak warga mengusulkan agar setiap RW memiliki taman lingkungan sebagai sarana interaksi sosial dan ruang rekreasi sederhana. Menurutnya, usulan tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Harapannya taman-taman yang ada di lingkungan padat itu bisa diwujudkan. Bahkan kalau bisa ada di setiap RW. Warga sering menyampaikan ke saya bahwa lahan yang tidak terlalu besar pun sudah cukup untuk dijadikan taman lingkungan,” ujarnya.

Selain menyoroti persoalan RTH, Jamilah juga menyinggung sejumlah aspirasi masyarakat yang hingga kini belum terealisasi. Beberapa di antaranya terkait penataan lingkungan dan pembangunan fasilitas pendukung bagi warga.

Ia mempertanyakan lambannya tindak lanjut terhadap berbagai usulan yang telah disampaikan masyarakat sejak 2025.

Baca Juga: Pabrik Diduga Bakar Sampah Sembarangan di Kebon Jeruk Jakbar Disidak Anggota DPRD Jakarta

Menurut Jamilah, pemerintah daerah perlu lebih aktif turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi permukiman di Jakarta.

Dengan demikian, berbagai persoalan seperti saluran air, akses jalan lingkungan yang sempit, hingga kebutuhan ruang publik dapat dipahami secara lebih komprehensif.

“Kita harus melihat langsung kondisi Jakarta yang sesungguhnya. Masyarakat sering mengajak kami turun ke lingkungan mereka untuk menunjukkan persoalan yang ada. Dari situ kita bisa mengetahui kebutuhan warga secara nyata dan mencari solusi yang tepat,” ucapnya.


Berita Terkait


News Update