Sidang PKPU PT SKS Bongkar Dugaan Penggelapan Dana Rp9 Miliar

Senin 18 Mei 2026, 19:52 WIB
Komisaris PT Sinergi Karya Sejahtera (SKS) Stefani Novelia (tengah) saat memberikan keterangan pers di PN Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

Komisaris PT Sinergi Karya Sejahtera (SKS) Stefani Novelia (tengah) saat memberikan keterangan pers di PN Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

KEMAYORAN, POSKOTA.CO.ID - Sidang perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Sinergi Karya Sederhana mengungkap dugaan persoalan internal perusahaan berupa penyalahgunaan dana oleh jajaran manajemen lama.

Dugaan tersebut disampaikan Komisaris PT SKS, Stefani Novelia, saat memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.

“Saya sama sekali tidak mengikuti proses PKPU ini sejak awal. Karena itu saya menduga ada tindakan penggelapan yang dilakukan pihak internal perusahaan,” ujar Stefani dalam persidangan, di PN Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2026.

Menurut Stefani, kondisi keuangan perusahaan sebenarnya masih memungkinkan untuk memenuhi kewajiban terhadap kreditur apabila persoalan internal dapat diselesaikan terlebih dahulu.

Baca Juga: Gudang Penggelapan Motor Skala Besar di Jaksel Digerebek, Polisi Tetapkan 1 Tersangka dan Periksa 18 Karyawan

Ia bahkan menyebut terdapat pemasukan perusahaan bernilai miliaran rupiah yang diduga tidak dikelola sebagaimana mestinya.

“Saya mengetahui ada dana masuk sekitar Rp9 miliar ke perusahaan dan kami memiliki bukti terkait hal tersebut,” kata Stefani.

Lanjut Stefani, pihak manajemen baru kini berupaya menelusuri serta menarik kembali dana yang diduga dibawa mantan direktur utama, Xander Golga Gultom.

Upaya itu disebut penting agar pembayaran kewajiban kepada supplier maupun kreditur bisa segera direalisasikan.

Baca Juga: Kasus Penggelapan Mobil di Bogor Terungkap, Pelaku IRT

“Kami meminta penundaan agar persoalan internal perusahaan dapat dibereskan terlebih dahulu, termasuk upaya pengembalian dana yang diduga disalahgunakan,” tutur Stefani.


Berita Terkait


News Update