Setelah menduduki jabatan Direktur Utama, XG mengganti staf keuangan lama dengan orang-orang pilihannya dan akibatnya sejak September 2025 tidak ada transparansi keuangan.
"Sejak itu tidak ada yang namanya laporan keuangan kepada perusahaan atau lebih khusus kepada komisaris yaitu bu Stefani," ucap Firdaus.
