131 Proyek Strategis Bandung Barat Diteken, Jalan hingga Puskesmas jadi Prioritas

Senin 18 Mei 2026, 18:56 WIB
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, berikan pernyataan kepada sejumlah wartawan. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, berikan pernyataan kepada sejumlah wartawan. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan 131 paket Proyek Strategis Daerah (PSD) untuk tahun anggaran 2026.

Penetapan tersebut ditandatangani langsung Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, sebagai upaya mempercepat pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 100.3.3.2/Kep.337-Bappelitbangda/2025 yang diteken di Ngamprah.

Dalam daftar proyek strategis tersebut, pembangunan infrastruktur dasar mendominasi.

Baca Juga: Bupati Bandung Barat Dorong Pengelolaan Sampah Modern, TPPAS Sarimukti Bakal Jadi Sumber Listrik

Sejumlah ruas jalan penghubung antarwilayah menjadi prioritas pemerintah daerah untuk mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Beberapa proyek yang masuk prioritas di antaranya peningkatan Jalan Gununghalu-Datarpuspa dengan anggaran Rp4 miliar, Jalan Ciririp-Bangsaya Buninagara Rp4 miliar, serta Jalan Purabaya-Jati Batujajar senilai Rp4 miliar.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengatakan, proyek strategis tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, terutama untuk mempercepat akses wilayah dan pelayanan publik.

"Proyek strategis ini kami tetapkan untuk mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui peningkatan konektivitas wilayah dan pelayanan publik,” ujar Jeje.

Baca Juga: Bandung Barat Panen Jagung, Polres Cimahi Komitmen Dukung Program Pertanian Nasional

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan. Pemerintah daerah juga ingin memastikan pembangunan menyentuh wilayah perdesaan, termasuk akses jalan dan infrastruktur pertanian.

"Kami ingin pembangunan dirasakan merata sampai ke desa-desa. Karena itu, selain jalan utama, pemeliharaan irigasi pertanian juga menjadi perhatian pemerintah daerah," katanya.

Selain infrastruktur jalan, Pemkab Bandung Barat turut memprioritaskan sektor kesehatan. Anggaran disiapkan untuk pembangunan lanjutan Puskesmas Ciwaruga sebesar Rp1,6 miliar serta pengadaan Gedung Cathlab Single Plane di RSUD Bandung Barat senilai Rp2,2 miliar.

Jeje menilai peningkatan fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pelayanan publik di Bandung Barat.

Baca Juga: 131 Proyek Strategis Bandung Barat Digeber 2026, Jalan Desa hingga Puskesmas jadi Prioritas

"Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih cepat, termasuk layanan penanganan medis yang membutuhkan fasilitas modern," ungkapnya.

Sementara itu, disektor pendidikan, rehabilitasi ruang kelas SD dan SMP juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah dengan total pagu anggaran mencapai Rp20 miliar.

Program tersebut ditujukan untuk memperbaiki sarana belajar yang masih membutuhkan penanganan di sejumlah wilayah.

Sementara itu, sektor keamanan dan transportasi turut mendapat alokasi pembangunan melalui proyek lanjutan Gedung Damkar Gununghalu serta pemasangan ratusan titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di puluhan desa.

Baca Juga: Kuota Haji Bandung Barat Anjlok! Dari 1.200 Jemaah Kini Tinggal 80 Orang

Menurut Jeje, program penerangan jalan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat karena berkaitan langsung dengan keamanan lingkungan dan aktivitas warga pada malam hari.

"PJU ini bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menyangkut keamanan dan kenyamanan masyarakat," tegasnya.

Pelaksanaan proyek strategis tersebut akan dikawal sejumlah perangkat daerah, mulai dari Dinas PUTR, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan hingga Dinas Perhubungan.

Dengan penetapan proyek sejak September 2025, Pemkab Bandung Barat berharap proses perencanaan dan persiapan teknis dapat dilakukan lebih awal agar realisasi pembangunan tahun 2026 berjalan tepat waktu dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.


Berita Terkait


News Update