Krido menambahkan, program ini juga melibatkan pembentukan agen statistik di setiap desa yang dibina serta melibatkan Diskominfosantik dan DPMD agar dapat menyebarluaskan pemahaman pengelolaan data ke desa-desa lainnya.
“Jadi dengan adanya para agen statistik desa, diharapkan dapat menyebarluaskan pemahaman pengelolaan data ke desa-desa. Contohnya seperti Desa Sukadanau yang nantinya dapat menjadi contoh dan bisa berbagi ilmunya kepada semua desa lainnya yang ada di Kecamatan Cikarang Barat,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia berharap, dukungan aparatur desa dalam kegiatan pengumpulan data Sensus Ekonomi maupun pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pembinaan melalui Program Desa Cantik juga diarahkan untuk mendukung penguatan pengelolaan data dalam kedua program tersebut.
