Dugaan Perselingkuhan Lewat ChatGPT Viral, Ini Cara Kerjanya

Senin 11 Mei 2026, 19:45 WIB
Ilustrasi. Dugaan perselingkuhan lewat ChatGPT.(Sumber: Pexels: Airam)

Ilustrasi. Dugaan perselingkuhan lewat ChatGPT.(Sumber: Pexels: Airam)

POSKOTA.CO.ID - Aplikasi ChatGPT tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah muncul dugaan pengguna memanfaatkannya sebagai sarana komunikasi untuk berselingkuh.

Isu tersebut viral usai sejumlah warganet mengungkap adanya pasangan yang diduga menjalin hubungan diam-diam melalui fitur grup percakapan di aplikasi berbasis kecerdasan buatan itu.

Perbincangan ini mencuat setelah akun Thread @made.in.0522 mengunggah pengalaman temannya pada 11 Mei 2026.

"Makjang temanku nangis pagi ini, baru tahu dia kalau suami selingkuh pakai ChatGPT. Pas aku check ChatGPT app sendiri iya bisa bikin group chat," ujarnya.

Baca Juga: Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026 dari Hp, Gak Perlu ke Puskesmas Atau Rumah Sakit

Unggahan tersebut langsung memancing reaksi luas dari pengguna media sosial. Banyak yang mengaku terkejut karena baru mengetahui bahwa aplikasi AI tersebut memiliki fitur percakapan grup yang dapat digunakan untuk berkomunikasi bersama beberapa orang sekaligus.

Warganet Soroti Kreativitas Pelaku Perselingkuhan

Selingkuh (Ilustrasi)

Sejumlah komentar warganet pun ramai menghiasi unggahan tersebut. Mereka menilai kasus ini menjadi bukti bahwa pelaku perselingkuhan terus mencari berbagai cara agar komunikasi dengan pasangan gelap tetap berjalan tanpa diketahui.

"Ingat ya teman-teman, ini bukti kalau kejahatan itu gak ada yang sempurna. Jadi jangan coba-coba selingkuh. Serapi apapun kamu mainnya, dunia tuh selalu punya cara buat nunjukkin celahnya," ujar akun @wit***.

Komentar lain juga menyoroti besarnya usaha yang dilakukan pelaku untuk menyembunyikan hubungan mereka.

"Sungguh bukti kalau orang selingkuh itu bener-bener effort ya cari cara buat tetap komunikasi," jelas akun @kik***.

Baca Juga: Diserang Hoaks, Menag Tegaskan Komitmen Berantas Kekerasan Seksual

Sementara itu, akun @lil**** turut mengkritik anggapan bahwa perselingkuhan terjadi karena khilaf semata.

"Masih percaya kalau selingkuh itu khilaf? Haha! Bullshit, bro. Itu dilakukan dengan kesadaran penuh dengan segala effort untuk terus berkomunikasi. Mana ada orang khilaf sekreatif itu, komunikasi menggunakan aplikasi yang bahkan kita gak tahu kalau ternyata itu bisa digunakan," tandasnya.

Bagaimana Cara ChatGPT Digunakan untuk Grup Percakapan?

Viralnya isu ini membuat banyak pengguna penasaran bagaimana aplikasi ChatGPT dapat dipakai sebagai media komunikasi grup.

Berdasarkan penelusuran warganet, langkah yang dilakukan cukup sederhana, yakni:

  • Membuka aplikasi ChatGPT
  • Memulai obrolan baru
  • Memilih ikon di pojok kanan atas untuk menambahkan anggota
  • Grup percakapan kemudian dapat digunakan bersama orang yang diundang

Fitur tersebut sebenarnya ditujukan untuk kolaborasi dan diskusi bersama dalam satu ruang percakapan.

Namun di media sosial, sebagian pengguna justru mengaitkannya dengan dugaan modus komunikasi tersembunyi untuk perselingkuhan.

Teknologi AI Kini Jadi Sorotan Pengguna Media Sosial

Kasus viral ini kembali memperlihatkan bagaimana perkembangan teknologi berbasis AI dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk hal-hal di luar fungsi utamanya.

Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menunjukkan bahwa fitur grup di ChatGPT memang dirancang sebagai sarana komunikasi privat layaknya aplikasi pesan instan.

Namun viralnya isu tersebut sukses membuat nama aplikasi AI ini ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.


Berita Terkait


News Update