Dugaan Perselingkuhan Lewat ChatGPT Viral, Ini Cara Kerjanya

Senin 11 Mei 2026, 19:45 WIB
Ilustrasi. Dugaan perselingkuhan lewat ChatGPT.(Sumber: Pexels: Airam)

Ilustrasi. Dugaan perselingkuhan lewat ChatGPT.(Sumber: Pexels: Airam)

Sementara itu, akun @lil**** turut mengkritik anggapan bahwa perselingkuhan terjadi karena khilaf semata.

"Masih percaya kalau selingkuh itu khilaf? Haha! Bullshit, bro. Itu dilakukan dengan kesadaran penuh dengan segala effort untuk terus berkomunikasi. Mana ada orang khilaf sekreatif itu, komunikasi menggunakan aplikasi yang bahkan kita gak tahu kalau ternyata itu bisa digunakan," tandasnya.

Bagaimana Cara ChatGPT Digunakan untuk Grup Percakapan?

Viralnya isu ini membuat banyak pengguna penasaran bagaimana aplikasi ChatGPT dapat dipakai sebagai media komunikasi grup.

Berdasarkan penelusuran warganet, langkah yang dilakukan cukup sederhana, yakni:

  • Membuka aplikasi ChatGPT
  • Memulai obrolan baru
  • Memilih ikon di pojok kanan atas untuk menambahkan anggota
  • Grup percakapan kemudian dapat digunakan bersama orang yang diundang

Fitur tersebut sebenarnya ditujukan untuk kolaborasi dan diskusi bersama dalam satu ruang percakapan.

Namun di media sosial, sebagian pengguna justru mengaitkannya dengan dugaan modus komunikasi tersembunyi untuk perselingkuhan.

Teknologi AI Kini Jadi Sorotan Pengguna Media Sosial

Kasus viral ini kembali memperlihatkan bagaimana perkembangan teknologi berbasis AI dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk hal-hal di luar fungsi utamanya.

Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menunjukkan bahwa fitur grup di ChatGPT memang dirancang sebagai sarana komunikasi privat layaknya aplikasi pesan instan.

Namun viralnya isu tersebut sukses membuat nama aplikasi AI ini ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.


Berita Terkait


News Update