Pada pasien dengan dugaan atau konfirmasi infeksi hantavirus, fasilitas kesehatan disarankan menerapkan kewaspadaan tambahan berbasis penularan.
Sementara untuk prosedur medis yang menghasilkan aerosol, perlindungan airborne wajib digunakan demi melindungi tenaga kesehatan dari risiko infeksi.
Baca Juga: Apa Bedanya CNG dan LPG 3 Kg? Segini Selisih Biayanya
Gejala Hantavirus yang Perlu Diwaspadai
Gejala hantavirus pada manusia umumnya muncul dalam waktu satu hingga delapan minggu setelah terpapar virus. Keluhan awal biasanya meliputi:
- Demam
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Mual dan muntah
- Sakit perut
Dalam kasus yang lebih berat, penderita dapat mengalami batuk, sesak napas, penumpukan cairan di paru-paru, hingga syok.
Pada jenis penyakit HFRS atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome, infeksi dapat berkembang menjadi tekanan darah rendah, gangguan perdarahan, serta gagal ginjal yang membahayakan jiwa.
Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak dengan hewan pengerat menjadi langkah utama untuk mencegah penyebaran hantavirus.
