POSKOTA.CO.ID - Duka mendalam menyelimuti keluarga besar kepolisian setelah Brigadir Arya Supena (32), anggota Ditintelkam Polda Lampung, gugur saat menggagalkan aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) di Bandar Lampung.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, saat Brigadir Arya tengah dalam perjalanan pulang usai menjalankan tugas piket.
Keberaniannya menegur pelaku pencurian motor justru berujung maut setelah ia ditembak dari jarak dekat oleh salah satu pelaku.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, peristiwa bermula pada pukul 05.30 WIB.
Saat itu, Brigadir Arya yang hendak pulang ke rumah setelah piket, melintas di Toko Yussy Akmal mengendarai sepeda motor Honda Beat Street bernomor polisi BG 6138 ACY.
Di lokasi kejadian, Brigadir Arya melihat dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan.
Salah satu pelaku terlihat tengah merusak kunci stang sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BE 2826 NBM.
Melihat aksi tersebut, Brigadir Arya kemudian berinisiatif menegur kedua pria yang diduga hendak melakukan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.
Saat kejadian tragis merenggut nyawanya, Brigadir Arya tidak mengenakan seragam polisi, melainkan pakaian preman lantaran ia bertugas sebagai anggota intelijen.
Namun situasi berubah mencekam ketika salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan menembak Brigadir Arya dari jarak dekat.
Peluru mengenai kepala Brigadir Arya bagian samping sebelah kanan tembus ke bagian kiri.
