Heboh AI Diduga Pakai Wajah Pengguna untuk Foto Orang Lain, Ini Faktanya

Kamis 07 Mei 2026, 20:00 WIB
Ilustrasi. AI diduga pakai wajah pengguna untuk foto orang lain. (Sumber: Poskota/Gemini AI Generated)

Ilustrasi. AI diduga pakai wajah pengguna untuk foto orang lain. (Sumber: Poskota/Gemini AI Generated)

Ia kemudian memperlihatkan bukti bahwa dirinya memang pernah mengunggah foto pribadi ke layanan AI tersebut untuk kebutuhan edit gambar.

Kekhawatiran Soal Penyimpanan Data oleh AI

Viralnya unggahan ini memicu perdebatan di media sosial mengenai bagaimana sistem AI bekerja, termasuk kemungkinan penyimpanan data pengguna dan penggunaan ulang gambar yang pernah diunggah.

Sejumlah warganet menilai fenomena tersebut bukan hal mengejutkan karena data yang telah diunggah ke internet atau platform AI berpotensi menjadi bahan pelatihan sistem kecerdasan buatan.

“Semua data di internet itu bisa diakses menjadi data train AI. Apalagi sudah memakai tool AI buat editing,” tulis akun lain dalam kolom komentar.

Komentar serupa juga menyoroti risiko penggunaan AI untuk kebutuhan personal, terutama terkait unggahan wajah dan foto pribadi.

Baca Juga: Data Seluler Aktif Tapi Tidak Bisa Internetan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ada pula pengguna yang mengaku sejak awal sudah mengingatkan soal potensi penyalahgunaan data visual di platform AI, namun belum banyak disadari masyarakat.

Penggunaan AI untuk Edit Foto Jadi Sorotan

Fenomena edit foto menggunakan AI memang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir.

Berbagai aplikasi kini memungkinkan pengguna membuat foto bergaya tertentu, menghasilkan pasangan virtual, hingga meningkatkan kualitas gambar secara otomatis.

Namun kasus viral ini kembali memunculkan pertanyaan besar soal privasi data pengguna, transparansi penyimpanan gambar, serta sejauh mana foto yang diunggah dapat digunakan ulang oleh sistem AI.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait dugaan penggunaan ulang wajah pengguna dalam hasil editan AI tersebut. Meski begitu, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bijak dan berhati-hati saat mengunggah data pribadi ke platform berbasis kecerdasan buatan.


Berita Terkait


News Update