Heboh AI Diduga Pakai Wajah Pengguna untuk Foto Orang Lain, Ini Faktanya

Kamis 07 Mei 2026, 20:00 WIB
Ilustrasi. AI diduga pakai wajah pengguna untuk foto orang lain. (Sumber: Poskota/Gemini AI Generated)

Ilustrasi. AI diduga pakai wajah pengguna untuk foto orang lain. (Sumber: Poskota/Gemini AI Generated)

POSKOTA.CO.ID - Penggunaan Artificial Intelligence (AI) kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah unggahan viral di Threads memunculkan kekhawatiran terkait keamanan data pribadi pengguna, khususnya foto wajah.

Seorang pengguna Threads dengan akun @najmi.zaa membagikan pengalaman mengejutkan usai menggunakan AI untuk mengedit foto agar terlihat bersama seorang pria.

Namun di luar dugaan, wajah pria yang muncul dalam hasil editan AI ternyata merupakan sosok nyata.

Peristiwa tersebut diungkap melalui utas yang diunggah pada 6 Mei 2026 dan langsung menarik perhatian warganet.

Baca Juga: HP Bekas Jadi Andalan Driver Ojol di April 2026, Ini Rekomendasi dan Tips Memilihnya

Pengguna AI Terkejut Wajah Editan Ternyata Orang Asli

Ilustrasi. Gambar generated AI. (Sumber: Gemini AI Generated)

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun memperlihatkan tangkapan layar percakapan dengan seseorang yang mengaku sebagai pemilik wajah pria hasil editan AI tersebut.

Ia mengingatkan pengguna lain agar lebih berhati-hati saat menggunakan layanan AI untuk mengedit foto pribadi.

“Damn AI is scary, guys yang pakai AI buat ngedit foto kalian kayaknya harus warning deh. Hati-hati kalau mau ngedit di AI takut foto kalian kesimpen dan akhirnya dipakai AI buat edit di foto orang lain,” tulisnya.

Pengguna lain yang merasa wajahnya digunakan dalam editan AI itu pun mengaku pernah memakai layanan AI Gemini untuk memperjelas atau meningkatkan kualitas fotonya menjadi HD.

Baca Juga: Daftar Harga HP Realme dan Oppo April 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

“Itu kayaknya aku deh kak, aku pernah pakai Gemini juga gak expect memorinya disimpan AI,” ujarnya.

Ia kemudian memperlihatkan bukti bahwa dirinya memang pernah mengunggah foto pribadi ke layanan AI tersebut untuk kebutuhan edit gambar.

Kekhawatiran Soal Penyimpanan Data oleh AI

Viralnya unggahan ini memicu perdebatan di media sosial mengenai bagaimana sistem AI bekerja, termasuk kemungkinan penyimpanan data pengguna dan penggunaan ulang gambar yang pernah diunggah.

Sejumlah warganet menilai fenomena tersebut bukan hal mengejutkan karena data yang telah diunggah ke internet atau platform AI berpotensi menjadi bahan pelatihan sistem kecerdasan buatan.

“Semua data di internet itu bisa diakses menjadi data train AI. Apalagi sudah memakai tool AI buat editing,” tulis akun lain dalam kolom komentar.

Komentar serupa juga menyoroti risiko penggunaan AI untuk kebutuhan personal, terutama terkait unggahan wajah dan foto pribadi.

Baca Juga: Data Seluler Aktif Tapi Tidak Bisa Internetan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ada pula pengguna yang mengaku sejak awal sudah mengingatkan soal potensi penyalahgunaan data visual di platform AI, namun belum banyak disadari masyarakat.

Penggunaan AI untuk Edit Foto Jadi Sorotan

Fenomena edit foto menggunakan AI memang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir.

Berbagai aplikasi kini memungkinkan pengguna membuat foto bergaya tertentu, menghasilkan pasangan virtual, hingga meningkatkan kualitas gambar secara otomatis.

Namun kasus viral ini kembali memunculkan pertanyaan besar soal privasi data pengguna, transparansi penyimpanan gambar, serta sejauh mana foto yang diunggah dapat digunakan ulang oleh sistem AI.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait dugaan penggunaan ulang wajah pengguna dalam hasil editan AI tersebut. Meski begitu, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bijak dan berhati-hati saat mengunggah data pribadi ke platform berbasis kecerdasan buatan.


Berita Terkait


News Update