Viral Tuduhan Mark Up Sepatu Sekolah Rakyat, Gus Ipul Ungkap Fakta Sebenarnya

Selasa 05 Mei 2026, 18:45 WIB
Ilustrasi. Sekolah Rakyat. (Sumber: Dok. Istimewa)

Ilustrasi. Sekolah Rakyat. (Sumber: Dok. Istimewa)

POSKOTA.CO.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara terkait tudingan mark up harga sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Ia memastikan informasi tersebut tidak benar dan dinilai sebagai hoaks yang menyesatkan opini publik.

Dalam konferensi pers di kantor Kementerian Sosial, Selasa, 5 Mei 2026, Gus Ipul dengan tegas membantah narasi yang beredar. Ia didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat menyampaikan klarifikasi tersebut.

“Itu fitnah, hoax,” tegas Gus Ipul.

Baca Juga: Baznas dan Kemendukbangga Percepat Pengentasan Stunting di Pelosok Lebak

Klarifikasi Foto Viral dan Sumber Sepatu

Potret Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Mensos Gus Ipul memakaikan sepatu Sekolah Rakyat kepada siswa. (Sumber: Instagram/@stradenine)

Gus Ipul menjelaskan, foto yang beredar luas di media sosial merupakan potongan dokumentasi kegiatan lama, tepatnya saat Dialog Pilar-Pilar Sosial se-Malang Raya pada 2 Mei 2025.

Dalam foto tersebut, dirinya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terlihat menyerahkan sepatu kepada siswa Sekolah Rakyat.

Namun, sepatu itu bukan bagian dari pengadaan Kementerian Sosial. Ia menegaskan bahwa sepatu tersebut merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui APBD.

“Sepatu dari Bu Khofifah itu adalah bantuan untuk siswa Sekolah Rakyat, bukan hasil pengadaan Kemensos,” jelasnya.

Baca Juga: Wamendagri Sebut Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Perbandingan Harga Dinilai Tidak Tepat

Lebih lanjut, Gus Ipul menilai perbandingan harga sepatu bermerek yang viral dengan pengadaan sepatu secara keseluruhan adalah keliru.

Ia menegaskan bahwa setiap jenis sepatu memiliki fungsi, spesifikasi, serta harga yang berbeda, sehingga tidak bisa disamaratakan.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi peran masyarakat yang aktif mengawasi program pemerintah.

“Kami berterima kasih atas masukan dan pengawasan masyarakat terhadap program Kementerian Sosial,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Semprot Aplikator, Potongan Ojol Dipaksa Turun Jadi 8 Persen

Transparansi Pengadaan dan Penjelasan Harga

Sebagai bentuk keterbukaan, Gus Ipul memaparkan secara rinci mekanisme pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat.

Ia menjelaskan bahwa angka Rp700 ribu yang ramai dibicarakan bukanlah harga pembelian, melainkan pagu anggaran atau batas maksimal biaya.

Dalam praktiknya, harga realisasi berada di bawah angka tersebut karena proses pengadaan dilakukan secara kompetitif.

“Pemenangnya adalah yang menawarkan harga terbaik dan memenuhi spesifikasi,” jelasnya.

Baca Juga: Empat Perampok Terekam CCTV Aniaya Nenek hingga Tewas, Polisi Selidiki

Jenis Sepatu dan Rincian Harga

Pada tahun 2025, setiap siswa Sekolah Rakyat menerima beberapa jenis sepatu untuk menunjang aktivitas sehari-hari, antara lain:

  • Sepatu PDL untuk kegiatan luar ruangan
  • Sepatu PDH untuk aktivitas belajar di kelas
  • Sepatu olahraga
  • Sepatu santai untuk penggunaan harian di asrama

Seluruh paket tersebut juga sudah termasuk kaos kaki. Untuk jenis sepatu lainnya, harga berada di kisaran Rp200 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung fungsi dan spesifikasi.

Komitmen Anti-Intervensi dan Pengawasan Ketat

Gus Ipul menegaskan komitmennya bersama jajaran Kementerian Sosial untuk menjaga integritas dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Ia memastikan tidak ada intervensi, titipan, atau praktik yang menyimpang dalam proses tersebut.

“Semua berjalan sesuai prosedur. Kami tidak ikut campur dalam penentuan pemenang,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh proses pengadaan terbuka untuk diaudit. Jika ditemukan bukti pelanggaran, pihaknya siap mengambil langkah hukum.

“Jika ada penyimpangan dan bukti kuat, kami akan menjadi pihak pertama yang melaporkannya ke aparat penegak hukum,” pungkas Gus Ipul.


Berita Terkait


News Update