POSKOTA.CO.ID - Merek sepatu lokal Stradenine akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait isu pengadaan sepatu program Sekolah Rakyat yang menyeret produk mereka.
Diketahui sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mengalokasikan anggaran senilai Rp27 miliar untuk pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat.
Proyek tersebut langsung menuai beragam reaksi dari warganet karena harga sepatu yang dianggarkan terbilang fantastis hingga menyentuh angka Rp700 Ribu per pasang.
Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Abdul Karim Kunjungi Irigasi Cipadang Cibelang, Antisipasi Kemarau Panjang
Isu ini kemudian turut menyeret nama brand sepatu lokal, yaitu Stradenine yang diduga memiliki keterlibatan dalam proyek fantastis ini.
Klarifikasi Stradenine usai Terseret Isu Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
Menanggapi isu yang viral dan menyeret nama brand mereka, Stradenine akhirnya buka suara. Dalam klarifikasi Stradenine yang diunggah di akun media sosialnya, merek sepatu lokal itu meluruskan beberapa hal yang dirasa keliru.
Lewat unggahan di akun Instagram nya @stradenine, brand tersebut membantah keterlibatan mereka dalam proyek milik Kemensos itu.
Mereka juga menjelaskan bahwa foto sepatu yang digunakan para siswa Sekolah Rakyat dan beredar luas di internet memang merupakan produk mereka.
Baca Juga: Apa Bedanya CNG dan LPG 3 Kg? Segini Selisih Biayanya
Namun, brand menegaskan bahwa itu merupakan foto lama yang sempat digunakan dalam salah satu artikel atau materi promosi mereka.
Lebih lanjut, Stradenine juga mengungkapkan harga asli sepatu yang digunakan dalam foto yang viral. Mereka menyebut bahwa harga aslinya tidak sampai menyentuh angka Rp700.000.
