“MoU ini menjadi langkah untuk menuntaskan persoalan kota modern sekaligus mengunci pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Tuhiyat.
Di sisi lain, Deputy Party Secretary and General Manager Shenzhen Metro Group Co., Ltd., Huang Liping, menilai langkah Jakarta sudah tepat dalam memprioritaskan sistem TOD sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan.
“Pengalaman kami menunjukkan, ketika perencanaan metro dilakukan sejak awal, hal itu tidak hanya menggerakkan manusia, tetapi juga membentuk ekonomi, ruang kota, dan nilai properti," kata Huang.
Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Atas dasar itu, dia mendukung penguatan kemitraan Jakarta dan Shenzhen dalam berbagi praktik terbaik.
"Untuk membangun kota yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkap Huang.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro Group untuk pengembangan kawasan TOD serta pembangunan sistem transportasi terintegrasi di perkotaan. (cr-4).
