JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) meminta kelompok tani berkoordinasi jika mendapatkan kendala terkait kegiatan urban farming.
Hal ini menanggapi potensi musim kemarau panjang berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klematologi, dan Geofisika (BMKG).
Kepala Seksi Perikanan Sudin KPKP Jakbar, Aas Asih mengatakan, peternak diminta untuk berkoordinasi jika menemukan kendala.
Namun, Aas menyampaikan bahwa sejauh ini peternak atau pembudidaya ikan di Jakarta Barat paham langkah yang mesti diambil saat kemarau.
Baca Juga: Musim Kemarau Berpotensi Datang Lebih Cepat, BMKG Sebut Jakarta Semakin Kering dari Biasanya
"Kalau untuk perikanan sih kita nggak punya ini khusus ya, karena memang pembudidayanya itu memang sudah apa ya, sudah hafal nih. Mereka tidak terlalu banyak berproduksi, karena terlalu fluktuatif," kata Aas melalui pesan singkat, Senin, 20 April 2026.
Meski demikian, Aas meminta para Poktan berkoordinasi jika menemukan kendala. Pemerintah siap memberikan bantuan kepada para peternak.
"Kalau perikanan biasanya begitu, mereka sudah punya trik sendiri untuk menghadapi musim gitu ya. Terutama apalagi kalau di Jakarta Barat itu justru lebih banyak pembudidaya ikan hias daripada pembudidaya ikan konsumsi," ujarnya.
Pihaknya membuka peluang bagi kelompok atau komunitas untuk mengajukan permintaan benih ikan budidaya.
Baca Juga: Petani Kota di Jakbar Siap Hadapi Musim Kemarau Panjang
"Kita ada buka pengajuan bagi kelompok urban farming, RPTRA, Karang Taruna atau komunitas lainnya untuk permintaan benih ikan budidaya," ucapnya.
